Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Melemah Lanjutan Jelang Akhir Pekan (17/1)

📅 Jumat, 17 Jan 2025, 08:38 WIB | Oleh:
Berpotensi Melemah Lanjutan Jelang Akhir Pekan (17/1) Doc: ISTIMEWA

JAKARTA – Sentimen utama pelemahan rupiah diperkira­kan masih sama, yakni kekhawatiran investor terhadap pe­mangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi dalam negeri oleh Bank Indonesia (BI).

BI merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 menjadi di kisaran 4,7-5,5 persen dari semula di 4,8-5,6 persen karena mencermati kondisi dinamika ekonomi yang bergejolak. Kinerja ekspor dan konsumsi rumah tangga di­perkirakan masih melemah. Pada saat bersamaan, dorongan investasi swasta belum kuat seiring pelemahan permintaan.

Melihat berbagai perkembangan tersebut, Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi memprediksi kurs ru­piah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (17/1), bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran 16.360-16.430 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS yang ditran­saksikan antarbank di Jakarta pada penutupan perdagangan, Kamis (16/1) sore, melemah 50 poin atau 0,31 persen dari se­hari sebelumnya menjadi 16.376 rupiah per dollar AS.

Ibrahim menyatakan pelemahan kurs rupiah dipe­ngaruhi potensi berbagai kebijakan Presiden Amerika Seri­kat (AS) terpilih Donald Trump yang akan menguatkan dollar AS. “Dengan kembalinya Presiden terpilih Donald Trump ke Gedung Putih minggu depan, para analis mem­perkirakan beberapa kebijakannya akan mendorong per­tumbuhan serta meningkatkan tekanan harga. Fed (Federal Reserve) akan sangat berhati-hati untuk melanjutkan pe­motongan suku bunga hingga ada kepastian mutlak bahwa inflasi di AS akan kembali turun,” ungkapnya dalam kete­rangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.