Arsenal Hidupkan Peluang Juara

Jumat, 17 Jan 2025, 06:15 WIB

LONDON - Arsenal berhasil bangkit dari ke­tinggalan dengan menga­lahkan Tottenham Hots­pur 2-1. Hasil pertandingan yang berlangsung Kamis (16/1) dini hari WIB itu menghidupkan kembali peluang The Gunners dalam perebutan gelar Liga Inggris. Sementara itu, Alexander Isak tampil gemilang untuk membawa Newcastle masuk ke empat besar klasemen.

Di tempat lain, David Moyes menjalani debut yang mengecewakan kembali sebagai pelatih Everton setelah menyaksikan tim asuhannya kalah 0-1 dari Aston Villa di Goodison Park.

Ket. Foto: Arsenal ka­lahkan Tottenham Hots­pur I Pemain Arsenal, Leandro Trossard berselebrasi setelah mencetak gol saat per­tandingan Liga Premier Inggris antara Arsenal dan Tottenham Hotspur di Stadion Emirates, London, Kamis (16/1) dini hari WIB. — Sumber: AFP/Glyn KIRK

Kemenangan Arsenal di Stadion Emirates membawa mereka hanya terpaut empat poin dari Liverpool, yang sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Nottingham Forest. Hasil ini juga mengakhiri tren tiga laga tanpa kemenangan bagi The Gunners di semua kompetisi.

Son Heung-min sempat membawa Tottenham unggul pada menit ke-25. Namun, Arsenal menyamakan kedudukan 15 menit kemudian lewat gol bunuh diri Dominic Solanke, yang salah mengantisipasi sundulan Gabriel dari situasi sepak pojok.

Kemenangan Arsenal dipastikan menjelang babak pertama usai ketika Leandro Trossard mencetak gol melalui tembakan keras melewati kiper baru Spurs, Antonin Kinsky.

Arsenal memiliki banyak peluang untuk memperbesar keunggulan, namun gagal memanfaatkannya. Tim tuan rumah juga sempat terancam ketika Pedro Porro nyaris mencetak gol di menit-menit akhir, namun tembakannya hanya membentur tiang.

Tim asuhan Mikel Arteta kini mengoleksi 43 poin dari 21 pertandingan, tertinggal empat poin dari Liverpool yang masih memiliki satu laga tunda.

Arteta memuji performa timnya dengan menyebutnya luar biasa. “Kami memiliki beberapa peluang besar dan momen penting. Tapi di akhir pertandingan harus menderita lebih dari yang kami inginkan,” ungkap Arteta.

“Ketika ada peluang untuk memangkas jarak, kami harus memanfaatkannya. Kami sedang dalam performa yang sangat konsisten di Liga Inggris. Kini fokus pada pemulih­an dan bersiap untuk menghadapi ­Aston Villa pada Sabtu. Terus melangkah,” ­imbuh dia.

Namun, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Tottenham yang tengah dilanda krisis cedera. Tim asuhan Ange Postecoglou kini hanya meng­umpulkan lima poin dari sembilan laga terakhirdi Liga Inggris dan terpuruk ke posisi ke-13. “Penampilan kami jauh dari kata cukup, terutama di babak pertama. Kami terlalu pasif,” ujar Postecoglou.

Sementara itu Alexander Isak, yang tengah berada dalam performa terbaiknya, mencetak gol untuk kedelapan kalinya secara beruntun di Liga Inggris dalam kemenangan 3-0 Newcastle atas Wolves. Hasil ini membawa Newcastle menggeser Chelsea dari posisi keempat.

Pemain internasional Swe­dia itu mencetak gol pembuka pada menit ke-34 melalui tendangan yang membentur bek Wolves, Rayan Ait-Nouri, sehingga mengecoh kiper Jose Sa.

Isak menambah gol kedua Newcastle sesaat sebelum laga memasuki satu jam, dengan mengontrol umpan dari Bruno Guimaraes sebelum melepaskan tembakan yang memastikan gol ke-15 di Liga Inggris musim ini. Anthony Gordon kemudian melengkapi kemenangan dengan gol ketiga.

“Saya merasa luar biasa,” ujar Isak, yang kini memburu rekor Jamie Vardy dengan mencetak gol di 11 pertandingan Liga Inggris secara beruntun.

Di tempat lain, Ollie Watkins dari Aston Villa menjadi penentu kemenangan di Goodison Park pada menit ke-51, me­manfaatkan umpan Morgan Rogers untuk me­lewati kiper Inggris, Jordan Pickford.

Everton tampil dengan berjuang keras namun kurang krea­tif, yang tidak mengheran­kan mengingat mereka hanya mam­pu mencetak 15 gol dari 20 pertandingan Liga Inggris musim ini.

Hasil ini mengangkat Aston Villa, asuhan Unai Emery, ke peringkat tujuh klasemen. Sementara Everton tetap berada di jurang degradasi, hanya unggul satu poin dari zona merah di peringkat ke-16.

Klub asal Liverpool ini, yang kini dimiliki Friedkin Group dari Amerika Serikat, memecat Sean Dyche pekan lalu dan menunjuk kembali David Moyes, yang sebelumnya sukses me­latih Everton selama 11 tahun dari 2002 hingga 2013. Namun, Everton, yang selalu bertahan di kasta tertinggi sejak 1954, kini kembali terancam degradasi setelah kesulitan dalam tiga musim terakhir.

Inter Tertahan

Dari laga lanjutan Serie A Italia yang berlangsung Kamis dini hari WIB, Inter Milan melewatkan kesempatan untuk memperkuat posisi dalam perebutan gelar Serie A setelah ditahan imbang 2-2 oleh Bologna ketika bertanding di San Siro.

Kemenangan seharusnya membawa juara bertahan Inter hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Napoli de­ngan satu laga tunda. Harapan itu sempat terlihat saat Lautaro Martinez mencetak gol menjelang akhir babak pertama, memanfaatkan umpan rendahyang sempurna dari Federico Dimarco. ben/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.