Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selama 5 Tahun, IIF Salurkan 150 Pembiayaan Infrastruktur Senilai Rp42,5 Triliun

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 16:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Selama 5 Tahun, IIF Salurkan 150 Pembiayaan Infrastruktur Senilai Rp42,5 Triliun Doc: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Ket. Warga melintas di samping proyek pembangunan jalan tol akses Bandara Dhoho di Kediri, Jawa Timur, Rabu (15/1/2025).

JAKARTA - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menyalurkan 150 kesepakatan (deal) pembiayaan untuk pembangunan proyek infrastruktur dengan nilai Rp42,5 triliun selama kurun 2010-2024.

"IIF telah menyalurkan lebih dari 150 deal pembiayaan pada proyek infrastruktur di berbagai sektor dengan nilai komitmen mencapai Rp42,5 triliun. Proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai juga telah melalui serangkaian evaluasi dan assesment dari sisi dampak sosial dan lingkungan,” kata Interim Chief Executive Officer/ Chief Financial Officer IIF Rizki Pribadi Hasan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (16/1).

Rizki mengatakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), lembaga pembiayaan infrastruktur itu menjadi katalisator penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia

Dia memaparkan IIF telah membiayai pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas 693,9 MV yang mampu mereduksi emisi GHG sebesar 419,33 ton CO2e atau setara menanam 147.135 pohon dan melayani 637.644 rumah tangga atau setara 2,8 juta orang.

Di bidang transportasi, IIF juga membiayai pembangunan dan operasional jalan tol dengan akumulasi panjang 419,13 km yang mampu mempercepat waktu perjalanan hingga 37,37 menit.

Dari sektor air minum, IIF telah membiayai pembangunan Sistem Persediaan Air Minum (SPAM) dengan kapasitas 27.501 liter/detik yang mampu melayani 1,38 juta rumah tangga atau setara 6,78 juta orang hingga membiayai pembangunan bandara dengan kapasitas 600 rute penerbangan sehingga mampu melayani lebih dari 700 ribu penumpang/hari.

"IIF berharap kontribusi yang diberikan dapat membuka potensi peningkatan ekonomi, mengurangi ketimpangan sosial, dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global," ujarnya.

Pada 2024, IIF meraih sederet penghargaan nasional dan internasional, seperti CorporateTreasurer Awards 2024 kategori Best ESG Service Provider dan Best ESG Initiative, Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2024 dengan peringkat Gold Rank, hingga ESG Awards 2024 by Kehati pada kategori Best Investor/Debt Financing.

Dalam 10 tahun terakhir, pemerintah Indonesia mengakselerasi pembangunan infrastruktur seperti pembangunan 2.103 km jalan tol, 40 bendungan, 27 bandara baru, serta proyek besar lainnya seperti jalur kereta api dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Beberapa proyek besar untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah juga direalisasikan dengan pembangunan jalur Trans- Papua, Trans-Kalimantan, dan Trans- Sumatra, yang dirancang untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang selama ini terisolasi. Proyek-proyek infrastruktur tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun juga dengan kolaborasi berbagai pihak melalui skema KPBU.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.