Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pajak Banten Terbesar Disumbang Tangerang Raya

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 03:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pajak Banten Terbesar Disumbang Tangerang Raya Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Kepala Kanwil DJP Banten, Cucu Supriatna, di Serang, Selasa (14/1).

TANGERANG – Penerimaan pajak Provinsi Banten didominasi dari Tangerang Raya. Kawasan ini berkontribusi penerimaan pajak WP mencapai 81,01 persen dengan realisasi 65,2 triliun.

Pendapatan pajak Provinsi Banten pada tahun lalu mencapai 80,19 triliun rupiah. Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Banten mencatat realisasi penerimaan pajak tersebut 100,41 persen dari target APBN 2024 sebesar 80,19 triliun. Ini berarti ada pertumbuhan sebesar 13,53 persen.

Kepala Kanwil DJP Banten, Cucu Supriatna, di Serang, Selasa, mengatakan seluruh jenis pajak dominan Kanwil DJP Banten telah tumbuh positif menutup kinerja hingga akhir tahun. “Penerimaan perpajakan sektor dominan Banten Desember 2024 mayoritas tumbuh positif dari sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan,” katanya.

Dua sektor tersebut menjadi kontribusi terbesar penerimaan pajak Banten tahun lalu. Kontribusi sektor industri pengolahan sebesar 38,53 persen dan sektor perdagangan 24,74 persen terhadap penerimaan pajak Kanwil DJP Banten. Cucu juga menyebutkan dari capaian penerimaan pajak Banten sebagai berikut.

Pajak Penghasilan Nonmigas sebesar 36,35 triliun. Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPn BM) sebesar 43,35 triliun. Pajak Bumi dan Bangunan sebesar 39,62 miliar dan pajak lainnya sebesar 778,66 miliar.

“Selain itu, target penerimaan pajak setiap Kantor Pelayanan Pajak di bawah naungan DJP Banten sudah mencapai target 100 persen,” katanya. Dengan realisasi capaian tertinggi KPP Pratama Pandeglang sebesar 715 miliar atau 102 persen dari target. Sedangkan pertumbuhan tertinggi dialami KPP Pratama Tangerang Barat dengan pertumbuhan 31,55 persen dan realisasinya 4,8 triliun atau 100,58 persen.

“Penerimaan pajak Banten didominasi dari Tangerang Raya dengan kontribusi penerimaan pajak WP Tangerang Raya mencapai 81,01 persen dengan realisasi 65,2 triliun,” katanya. Menurutnya, demi mengamankan penerimaan dan meningkatkan kepatuhan, wajib pajak telah berperan aktif dalam memenuhi kewajiban perpajakannya pada 2024.

“Kontribusi semua pihak diharapkan menjadi awal sikap gotong- royong menuju kemandirian pembiayaan pembangunan negara,” ­katanya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.