- Home
-
- Luar Negeri
-
- Nawaf Salam Ditunjuk Jadi ...
Nawaf Salam Ditunjuk Jadi PM Lebanon
Rabu, 15 Jan 2025, 02:20 WIBBEIRUT - Presiden Lebanon, Joseph Aoun, pada Senin (13/1) memilih ahli hukum internasional Nawaf Salam sebagai perdana menteri yang akan membentuk pemerintahan guna menarik negara yang dilanda perang itu keluar dari krisis ekonomi.
Mayoritas anggota parlemen Lebanon mendukung Salam, hakim ketua di Mahkamah Internasional di Den Haag, setelah dua tahun pemerintahan sementara.
"Presiden Republik telah meminta Hakim Nawaf Salam untuk menugaskannya membentuk pemerintahan," kata kantor kepresidenan.
Para pendukung perdana menteri memandang hakim dan mantan duta besar tersebut sebagai sosok yang tidak memihak dan mampu melaksanakan reformasi yang sangat dibutuhkan.
Aoun yang terpilih sebagai Presiden Lebanon pekan lalu mengakhiri kekosongan jabatan selama dua tahun, telah mengadakan konsultasi dengan anggota parlemen pada hari sebelumnya sebelum mengumumkan pemilihan Nawaf Salam sebagai PM.
Dengan PM yang ditunjuk oleh presiden, negara Mediterania timur itu telah dijalankan oleh pemerintahan sementara selama lebih dari dua tahun di tengah krisis ekonomi yang menghancurkan.
Berbicara kepada pers pada Senin malam, Presiden Aoun mengatakan ia berharap pembentukan pemerintahan akan berjalan lancar dan secepat mungkin. Namun mencalonkan perdana menteri tidak menjamin pemerintahan baru akan segera dibentuk karena proses ini sebelumnya memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan karena adanya perpecahan dan tawar-menawar politik yang amat alot. SB/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Resmi Dibuka, DXI 2026 Perkuat Ekosistem Olahraga Petualangan
-
Planetarium Jakarta Ajak Warga Piknik Malam Sambil Intip Bulan dan Jupiter Secara Gratis
-
Indonesia Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tentara UNIFIL Asal Prancis di Lebanon
-
Harga Emas Antam pada Selasa (14/4) Naik Rp45.000 Menjadi Rp2,863 Juta/Gr
-
Gempa Bumi M6,2 Mengguncang Hokkaido Jepang Senin Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
-
China Beri Akses Dagang Bebas Tarif ke 53 Negara Afrika Mulai Mei 2026
-
PDRC, Revolusi Pendinginan Pasif Tanpa Energi di Tengah Krisis Iklim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.