Obat Khusus HMPV Belum Ada, Masyarakat Diimbau Tak Panik

Selasa, 14 Jan 2025, 03:06 WIB

JAKARTA - Obat khusus untuk virus Human Metapneumovirus (HMPV) sampai saat ini belum ada. Meskipun demikian, masyarakat diharapkan agar tidak panik karena pencegahan HMPV cukup mudah dengan tetap menjaga imunitas tubuh.

1736781135_4c6a114ecd798764603c.jpeg

Ket. Foto: — Sumber: Tangkapan Layar M. Ma'ruf

“Contohnya dengan tidur yang cukup, menjaga nutrisi seimbang, berolahraga, dan menghindari stres,” ujar Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik, Agung Dwi Wahyu Widodo dalam Siaran Dokter Unair TV, yang diakses Senin (13/1).

Dia menjelaskan, HMPV tidak seberbahaya Covid-19 karena memiliki reseptor yang lebih sedikit.

Menurutnya, pasien yang mengalami gejala ringan bisa menggunakan obat-obatan flu serta suplemen yang tersedia di apotek atau mengunjungi poli paru.

“Secara definitif, obat untuk HMPV tidak ada. Namun, gejalanya dapat diredakan dengan antivirus atau pengobatan simptomatik,” jelasnya.

Agung menerangkan, HMPV merupakan virus yang menyebabkan infeksi saluran pada pernapasan. Menurutnya, HMPV merupakan virus lama yang berasal dari flu burung dan sudah terdeteksi di Rotterdam pada 2001 serta evolusinya sudah bermula sejak lima puluh tahun yang lalu.

Dia melanjutkan, HMPV juga sama dengan virus-virus yang bergejala flu lainnya. HMPV, kata dia, kerap muncul ketika musim pancaroba pada negara tropis atau musim dingin pada negara-negara subtropis.

“Musim-musim tersebut merupakan stressor besar bagi suhu tubuh sehingga menurunkan imun yang meningkatkan risiko infeksi,” tuturnya.

Gejala Berat

Sementara itu, Dokter Spesialis Paru, Prastuti Asta Wulaningrum, menyarankan agar penderita dengan gejala berat harus mengunjungi IGD. Hal tersebut jika penderita mengalami demam 38 derajat celcius, frekuensi pernapasan lebih dari 2 kali per menit, atau muncul perubahan warna dahak.

“Terlebih lagi penderita dengan penyakit bawaan seperti hipertensi, asma, dan diabetes mellitus,” katanya.

Dia menyebut, HMPV meliputi flu berkelanjutan selama 2 hingga 3 minggu dan infeksinya berat menyerupai pneumonia. Menurutnya, HMPV mesti diwaspadai terutama bagi para kelompok rentan. “Virus ini rentan menyerang anak kecil, lansia, dan perokok sebab imunnya tergolong lemah,” ucapnya.

Prastuti menuturkan, terdapat beberapa cara HMPV dapat menyebar. Di antaranya melalui droplet, kontak dengan penderita, dan menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus. “Maka dari itu, gunakan masker untuk melindungi diri dan jaga jarak,” terangnya. ruf/S-2

  • Virus HMPV

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.