Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolda Kepri instruksikan jajaran siaga bencana

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 22:41 WIB | Oleh:
Kapolda Kepri instruksikan jajaran siaga bencana Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
Ket. Kapolda Kepri Irjen Pol. Yan Fitri Halimansyah di Batam, Selasa (14/1/2025).

Batam, 14/1 - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen Pol. Yan Fitri Halimansyah menginstruksikan seluruh personel dan polres jajaran untuk siaga dalam menghadapi bencana selama terjadi cuaca ekstrem.

“Seluruh personel harus tetap siaga karena ini kewajiban Polri memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, itu harus dan wajib memberikan pertolongan,” kata Yan di Batam, Selasa.

Jenderal polisi bintang dua itu memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kepri yang selama beberapa hari ini dilanda hujan mengakibatkan terjadi sejumlah bencana alam.

Beberapa peristiwa bencana alam yang dilaporkan seperti longsor tebingan di Perumahan Tiban Koperasi, Sekupang, Kota Batam yang menewaskan empat orang.

Kemudian, kapal tanker MV. Silver Sincere bocor di Perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Tiban, akibat dihantam ombak tinggi dan kerusakan mesin.

“Memang kondisi angin utara ini gelombang cukup tinggi sehingga ada beberapa kapal nelayan yang tenggelam, kemudian kapal tanker yang menuju Pulau Sambu juga bocor, ini semua karena bencana alam,” katanya.

Dia mengingatkan warga untuk berhati-hati dan mengurangi aktivitas di laut selama musim angin utara dan gelombang tinggi, termasuk mewaspadai kemungkinan adanya hewan-hewan laut yang naik ke darat akibat pengaruh cuaca, seperti kejadian penangkaran buaya di Pulau Batam yang jebol karena banjir mengakibatkan reptil tersebut lepas ke alam liar.

Menurut perwira tinggi Polri itu, jajaran Polda Kepri menurunkan kekuatan penuh didukung sarana dan perlengkapan yang memadai untuk membantu warga yang terdampak bencana alam.

“Seperti kejadian di Tiban Koperasi, personel turun semua dari Polda turun dari Polresta Barelang turun dengan semua peralatan dan perlengkapan yang ada dimaksimalkan,” ujarnya.

Sebagai langkah mitigasi, Yan mengimbau masyarakat Kepri untuk membangun kebiasaan membuang sampah pada tempatnya karena kondisi saat ini banyak sampah menumpuk di pinggir pantai.

“Masyarakat jangan buang sampah di sembarangan tempat karena kita lihat banyak sekali sampah plastik di laut, mungkin terbawa arus hujan dari parit dan sungai, sehingga sampah menumpuk di wilayah pantai,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.