Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes: 66 Rumah Sakit Akan Dibangun di Wilayah 3T, 32 di Antaranya Tahun Ini

📅 Senin, 13 Jan 2025, 03:06 WIB | Oleh:
Menkes: 66 Rumah Sakit Akan Dibangun di Wilayah 3T, 32 di Antaranya Tahun Ini Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah akan membangun 66 rumah sakit di wilayah yang membutuhkan seperti wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T). Sebanyak 32 di antaranya diharapkan dapat dibangun tahun ini.

1736695504_5b2b85f4b80a350c55bb.jpg

“Standar rumah sakit ini mengikuti standar nasional yang telah ditetapkan. Presiden ingin memastikan bahwa rumah sakit yang dibangun memiliki kualitas yang tinggi dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangan resminya, Minggu (12/1).

Dia menjelaskan, pembangunan rumah sakit baru di daerah-daerah 3T akan meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Menurutnya, dengan adanya rumah sakit baru seluruh Indonesia dapat merasakan manfaat nyata dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan pelayanan kesehatan.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai inisiatif kesehatan dan pembangunan infrastruktur medis,” jelasnya.

Pemeriksaan Gratis

Budi mengungkapkan, pembangunan rumah sakit juga sejalan dengan program Cek Kesehatan Gratis yang akan berlangsung pada Februati mendatang. Melalui program ini, pemerintah tidak hanya berfokus pada penyembuhan penyakit, tetapi juga pada pencegahan agar masyarakat bisa hidup sehat dan produktif sepanjang hidup mereka.

Dia menjelaskan, cek kesehatan gratis akan dilaksanakan secara terpisah berdasarkan kelompok usia. Pemeriksaan kesehatan untuk balita, dewasa, dan lansia akan dilakukan di puskesmas pada hari ulang tahun masing-masing individu.

“Sementara itu, cek kesehatan untuk anak usia sekolah, yakni 6 hingga 18 tahun, akan dilakukan di sekolah saat memasuki tahun ajaran baru,” terangnya.

Budi menekankan, tujuan utama program ini adalah memastikan masyarakat Indonesia tetap sehat. Menurutnya, menjaga kesehatan lebih murah dan bermanfaat dibandingkan mengobati penyakit.

“Program ini akan dilakukan secara serentak untuk seluruh rakyat Indonesia yang berjumlah 280 juta jiwa,” katanya.

Selain itu, kata dia, cek kesehatan gratis ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang umum terjadi di masyarakat, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, dan gangguan ginjal. Dengan demikian, penyakit-penyakit yang membahayakan jiwa bisa segera diatasi, sehingga tidak menimbulkan biaya yang lebih besar di kemudian hari.

“Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat kita tetap sehat, karena menjaga kesehatan jauh lebih murah dan lebih bermanfaat bagi kualitas hidup mereka,” tuturnya.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, Masyarakat diimbau untuk segera mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile (SSM) guna memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang akan tersedia. Bagi anggota keluarga seperti anak-anak atau lansia yang tidak memiliki gawai pintar, mereka dapat ditambahkan sebagai profil tertaut di akun SATUSEHAT Mobile milik anggota keluarga lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.