Krakatau Steel Catat Penjualan Pipa Baja Terbanyak hingga 17.238 Ton
Senin, 13 Jan 2025, 08:55 WIBJAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk telah mencatatkan rekor penjualan sekaligus pengiriman produk tertinggi sepanjang sejarah, yakni sebanyak 17.238 ton pada Desember 2024 yang dilakukan melalui anak usahanya, Krakatau Pipe Industries (KPI).
Direktur Utama Krakatau Steel, Muhamad Akbar dalam pernyataan di Jakarta, Senin (13/1) mengatakan pencapaian itu merupakan hasil dari strategi operasional yang efisien, inovasi berkelanjutan, serta kerja sama di antara tim manajemen dan operasional.
"Dengan memaksimalkan kapasitas produksi dan distribusi, KPI mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional,â ujar Akbar.
Dikatakannya, pihaknya juga mencatatkan penjualan pada tahun lalu lebih tinggi sebesar 45 persen dibandingkan tahun 2023 (year on year), yang didominasi oleh penjualan segmen minyak dan gas (migas). Sementara untuk jasa pelapisan (coating) pipa baja, Krakatau Steel berhasil mencatatkan produksi hingga 120 ribu meter persegi luasan pipa baja.
Lebih lanjut, Pelaksana Tugas Direktur Utama KPI Hengki Purwoko menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjaga performa operasional agar mampu mencatatkan prestasi serupa secara konsisten, serta terus memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.
Adapun perusahaan plat merah tersebut memiliki dua tipe pipa yang mampu diproduksi, yaitu pipa baja spiral dan pipa baja high frequency resistance welded(HFRW) dengan ukuran 12-80 inci dan 0,5-20 inci.
Dengan kapasitas produksi pipa baja spiral sebesar 150.000 ton per tahun dan pipa baja HFRW sebesar 220.000 ton per tahun, menjadikan KPI sebagai pabrikan pipa baja yang handal.
Pipa yang diproduksi perusahaan itu dapat diaplikasikan di industri perminyakan dan gas, konstruksi dan infrastruktur.
Selain itu sebagai pabrikan pipa yang terintegrasi, perusahaan juga memiliki fasilitas pelapisan anti korosi dengan kapasitas produksi mencapai 800.000 meter persegi per tahun. Beberapa jenis pelapisan anti korosi yang dapat dilakukan oleh KPI yaitu three layer polyethylene (3LPE), three layer polypropylene (3LPP), Coaltar Enamel Coating, Asphalt Enamel, Concrete Weight Coating, dan Internal Cement Lining.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Inggris akan Ambil Alih British Steel dari Tiongkok
-
Bupati Karawang Minta Pabrik Alat Berat LiuGong Serap 2.000 Tenaga Kerja Lokal
-
AS-China Sepakati Pemangkasan Tarif, Perang Dagang Mulai Mencair
-
PKK Kukar Gerakkan Kaum Ibu untuk Ketahanan Pangan Keluarga
-
Pilot TNI AU dan Korsel Uji Coba Pesawat Tempur KF-21 Boramae
-
Gmail Hadir dengan Fitur Pencarian AI yang Lebih Cerdas dan Efisien
-
ISSEI 2025 Digelar, Panggung Strategis Industri Baja Nasional untuk Masa Depan yang Lebih Hijau dan Kompetitif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.