Terobosan Cerdas, Pengamat Sarankan Penerapan AI untuk Mitigasi Kebocoran Anggaran

Selasa, 31 Des 2024, 18:00 WIB

Jakarta- Pengamat hukum dan pembangunan Hardjuno Wiwoho menyarankan penerapan digitalisasi dan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai salah satu langkah konkret memitigasi kebocoran anggaran.

Hardjuno menjelaskan teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi berbagai pola penggelembungan anggaran (mark up) dan anomali dalam pengadaan barang dan jasa.

Ket. Foto: Pengamat hukum yang juga penggiat antikorupsi Hardjuno Wiwoho. — Sumber: ANTARA/Dokumen pribadi

“Dengan analisis data real-time, AI mampu memprediksi risiko korupsi dan memastikan bahwa harga barang atau jasa yang diajukan sesuai dengan harga pasar. Ini akan mempersempit ruang gerak pelaku korupsi,” ungkap Hardjuno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Namun, ia mengatakan bahwa teknologi hanya merupakan salah satu alat bantu karena akar permasalahan sering kali terletak pada budaya dan mentalitas para pelaku anggaran.

Oleh karena itu, Hardjuno menegaskan pentingnya membangun budaya antikorupsi di semua lini pemerintahan, mulai dari tingkat eksekutif hingga ke level operasional.

Tanpa budaya antikorupsi, kata dia, upaya digitalisasi hanya akan menjadi formalitas. Dengan demikian, dirinya menilai perlu ada edukasi dan internalisasi nilai-nilai integritas di semua jenjang birokrasi.

"Pemerintah juga harus tegas dalam menindak pelanggaran sebagai bentuk edukasi publik,” katanya.

Dia pun menyatakan dukungannya atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas praktik penggelembungan anggaran dalam penganggaran pemerintah.

Kendati demikian, Hardjuno menyoroti pentingnya kolaborasi antara teknologi dan penegakan hukum untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia optimistis dengan kombinasi digitalisasi, teknologi AI, dan penguatan budaya antikorupsi, praktik penggelembungan anggaran dapat diminimalkan.

Dirinya juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang melibatkan berbagai pihak, termasuk yudikatif dan legislatif, untuk memberantas korupsi.

“Langkah ini perlu didukung oleh semua pihak karena korupsi merupakan musuh bersama. Dengan tata kelola yang baik, Indonesia bisa mewujudkan pembangunan yang lebih bersih dan tepat sasaran,” ucap Hardjuno.

Adapun Presiden Prabowo sebelumnya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Bappenas untuk Perencanaan Pembangunan Nasional (RPJMN) 2025-2029 di Jakarta, Senin (30/12), menegaskan bahwa praktik penggelembungan anggaran merupakan bentuk korupsi yang harus diberantas karena merugikan negara dan rakyat.

Presiden juga menyebutkan akan terus mengungkapkan nilai kebocoran anggaran yang terjadi selama ini.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.