Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas
Senin, 24 Agu 2026, 06:35 WIBBANJARBARU - Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin membentuk tim khusus untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga lokasi prioritas di Banjarbaru.
âTiga lokasi prioritas meliputi Pengayuan dengan luas terbakar hampir 700 hektare, Liang Anggang hampir 300 hektare, dan Guntung Damar sekitar 120 hektare, sehingga memerlukan penanganan intensif sesuai kondisi dan karakteristik lahan masing-masing,â katanya setelah memadamkan karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, Minggu.
Ia menjelaskan percepatan penanganan karena berdasarkan kajian ilmiah dan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, musim kemarau diperkirakan masih berlangsung cukup panjang sehingga potensi munculnya kembali api perlu diantisipasi.
âIni kemarau tidak akan pendek, akan panjang sehingga Pak Gubernur merasa perlu mempercepat penanganan ini secepat-cepatnya. Semakin cepat ditangani, semakin bagus, sehingga selanjutnya api tidak boleh muncul,â katanya.
Ia menjelaskan penanganan dilakukan berdasarkan karakteristik lahan, terutama di Guntung Damar dan kawasan hutan lindung yang memiliki lapisan gambut dengan kedalaman sekitar satu hingga tiga meter sehingga membutuhkan pembasahan secara terus-menerus.
Pemerintah daerah setempat telah mengerahkan ratusan pompa air untuk mendukung pembasahan gambut, dengan masing-masing titik utama Guntung Damar dan kawasan hutan lindung disiapkan sekitar 100Â pompa guna mencegah api kembali muncul dari dalam tanah.
âIni penting sekali untuk dilakukan pembasahan,â katanya.
Selain peralatan, dia mengatakan operasi pemadaman membutuhkan dukungan personel dalam jumlah besar sehingga kekurangan tenaga di lapangan akan diperkuat oleh jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dan komando resor militer setempat.
Ia menargetkan penanganan karhutla di tiga lokasi utama tersebut dapat dituntaskan paling lambat dalam dua pekan, dengan seluruh unsur diminta bekerja maksimal agar kebakaran dan dampak asap dapat segera dikendalikan.
âIni masalah asap harus selesai di tanah Kalimantan Selatan ini,â ujar Wamenko Hanif.
- Kebakaran Hutan
- Kalimantan Selatan (Kalsel)
- Cegah Karhutla
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang Nepal Terus Dilakukan
-
Merdeka Run 2026 Sukses Digelar, PLN Kawal Keandalan Listrik untuk 12 Ribu Pelari.
-
Iran Bakal Makin Terkucil, Peru Memutuskan Hubungan Diplomatik
-
SIG Hadirkan Solusi Bata Interlock Presisi untuk Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau
-
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS Pegadaian pada Senin Ini
-
Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang
-
Transisi Hijau Dimulai, Green Job Siap Jadi Andalan Pekerja RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.