Seskab Teddy Angkat Suara Soal Presiden Erdogan “Walk Out” Saat Pidato Prabowo
Selasa, 24 Des 2024, 10:27 WIBSekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, buka suara merespon rombongan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan yang keluar ruangan atau âwalk outâ ketika Presiden Prabowo Subianto berkesempatan menyampaikan pidato dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 di Mesir pada Kamis, (19/12).
Menurut keterangan Teddy, Presiden Prabowo seharusnya mendapat giliran pertama saat menyampaikan pidato. Namun, waktu sesi pertama mundur dari jadwal, yakni baru dimulai sekitar pukul 14.30 waktu setempat, padahal seharusnya sudah selesai pukul 12.30 waktu setempat.Â
Akhirnya, sesi kedua yang seharusnya dimulai pukul 14.00 pun terpaksa ikut mundur menjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
âYa tidak (walk out) lah. Itu di sesi kedua di KTT D-8, sesi khusus yang membahas Gaza dan Lebanon. Pak Presiden Prabowo harusnya menjadi pembicara pertama, seperti di sesi satu,â jelas Mayor Teddy, seperti yang dikutip Antara, di Istana Kepresidenan pada Senin (23/12).
Lebih lanjut, kata Teddy, Presiden Erdogan sebelumnya telah meminta izin untuk bertukar urutan giliran berbicara dengan Prabowo karena ingin meninggalkan lokasi pleno lebih awal karena urusan lain.Â
âPresiden Erdogan minta izin untuk bertukar urutan atau giliran berbicara karena harus meninggalkan lokasi pleno lebih awal,â imbuh Teddy.Â
Karenanya, ketika sesi dua dimulai, Presiden Erdogan menyampaikan pidatonya terlebih dahulu dan menyampaikan permohonan maafnya karena meninggalkan lokasi KTT sebelum agenda selesai.
Sebelumnya, beredar potongan video yang memperlihatkan sejumlah delegasi KTT D-8 bersama Presiden Erdogan berjalan keluar dari ruangan tepat ketika Presiden Prabowo menyampaikan pidatonya di pertemuan puncak KTT D-8 pada 19 Desember 2024 di Kairo, Mesir.
Akibat potongan video yang menarik perhatian warganet tersebut, masyarakat berpendapat bahwa Erdogan âwalk outâ karena tidak setuju dengan apa yang disampaikan dalam pidato Prabowo perihal persatuan negara-negara muslim.
Redaktur: Nayla Shabrina
Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina
Berita Terkait:
-
Abolisi dan Amnesti: Sinyal Prabowo Lepas dari Bayang-bayang Jokowi?
-
Punya Cadangan Uranium 24.000 Ton, Indonesia Berencana Bangun PLTN
-
Istana Élysée Sambut Prabowo! Presiden Macron Tunjukkan Keakraban
-
Ini Susunan Baru Menteri Kabinet Merah Putih 2025, Sri Mulyani Diganti
-
Deal, Trump Umumkan Capai Kesepakatan Tarif dengan Indonesia, Produk RI Dikenakan Tarif 19%
-
Peringatan Hari Lahir ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa
-
Risiko Kedekatan Prabowo dengan BRICS: Reputasi Non-blok Indonesia Dipertaruhkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.