Kemenperin: Gen-Z Bisa Jadi Industrialis Lewat Digitalisasi

Jumat, 20 Des 2024, 09:17 WIB

JAKARTA-Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko S.A. Cahyanto mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan pesatnya perkembangan digital. Diharapkan bisa menjadi pintu masuk untuk menambah jumlah wirausahawan atau industrialis baru dari kalangan muda.

"Perubahan digital ini begitu cepat. Kalau dulu, saya harus membaca media cetak untuk mengetahui kemenangan pertandingan Manchester United tadi malam. Sekarang, teman-teman bisa mendapat informasi secara real-time,” ujar Sekjen damam Kaleidoskop Industrial Wrapped 2024 & Branding Jakarta Digital Industrial Parkway di Jakarta, Rabu (18/12).

Ket. Foto: Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko S.A. Cahyanto (tengah) berharap digitalisasi menjadi pintu masuk untuk menambah jumlah wirausahawan atau industrialis baru dari kalangan muda (Gen Z) — Sumber: kementerian perindustrian

Kepada para mahasiswa, Sekjen Eko juga berbagi bagaimana digitalisasi telah mengubah paradigma bisnis. "Pebisnis sekarang banyak yang tidak lagi memiliki pabrik. Dengan memiliki brand, mereka bisa merancang proses produksi hingga pemasaran tanpa harus memiliki fasilitas fisik sendiri. Sekarang siapapun bisa jadi industriawan, businessman, tanpa harus keluar rumah,” jelasnya.

Dalam upaya memperkuat ekosistem industri, Sekjen juga mengungkapkan kolaborasinya dengan beberapa kampus yang memiliki pendekatan inovatif. “Saya telah bekerja sama dengan beberapa kampus yang menuntut mahasiswanya untuk mendirikan industri atau usaha kecil sebagai syarat kelulusan, bukan hanya melalui skripsi,” ungkapnya. Langkah ini bertujuan untuk mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha muda yang siap bersaing di era digital.

Generasi muda (Gen Z) dapat memanfaatkan kemajuan digitalisasi, terlebih setelah hadirnya JDIP yang merupakan simbol modernisasi dan pusat inovasi teknologi. CEO DKID Media Rhodie Situmorang mengatakan, sebagian besar anak muda saat ini pasti memiliki setidaknya satu produk digital seperti smartphone. Karena itu, teknologi digital mampu mmbuat semua lapisan masyarakat termasuk mahasiswa dapat menjadi bagian dari industri seperti industrialis sektor digital.

"Digital itu sangat luas. Semua orang bisa akses informasi dan berkreasi tanpa batas. Kita dapat memanfaatkan informasi yang sekarang ini punya nilai jual luar biasa. Kita bisa jadi content creator, affiliator, apapun yang bisa menuangkan kreatifitas kita. Kuncinya jangan malas, harus konsisten," ujar Rodhi.

Diketahui, Kemenperin kembali menyelenggarakan rangkaian acara Industrial Festival 2024. Kali ini, acara bertajuk "Kaleidoskop Industrial Wrapped 2024 & Branding Jakarta Digital Industrial Parkway" digelar sebagai momen refleksi perjalanan sektor industri sepanjang tahun 2024, sekaligus langkah strategis untuk memperkenalkan Jakarta Industrial Digital Parkway (JIDP) sebagai kawasan industri digital modern yang diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Dilaksanakan di di Cibis Park, Cilandak, Jakarta Selatan, acara ini dihadiri oleh sebanyak 120 peserta dari kalangan mahasiswa dan komunitas, yang berdiskusi secara interaktif bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Eko S.A. Cahyanto, mengenai pencapaian sektor industri sepanjang tahun, termasuk tantangan-tantangan besar yang dihadapi, serta perubahan besar yang terjadi dalam transformasi digital.

Salah satu mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Program Studi Matematika, Aji menyampaikan harapannya terhadap sektor digitalisasi di masa mendatang. "Semoga perkembangan industri digital tidak hanya bergerak secara vertikal, tetapi juga horizontal, yaitu merata dan bisa dirasakan semua masyarakat," katanya.

Inisiasi Jakarta Industrial Digital Parkway

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kemenperin memperkenalkan branding Jakarta Industrial Digital Parkway (JIDP), yang dirancang sebagai katalisator menuju Industri 4.0 dengan mengintegrasikan berbagai aktivitas berbasis teknologi seperti pengembangan aplikasi, pengolahan data, layanan keamanan informasi, hingga e-commerce. Dengan konsep kawasan yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi canggih, JIDP tidak hanya menarik investasi besar tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong inovasi yang mentransformasi berbagai sektor industri.

Melalui acara ini, Kemenperin berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi untuk menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi. Sekjen menekankan, penguatan branding kawasan JIDP diharapkan bisa menjadikan Jakarta sebagai pusat industri digital modern di Asia Tenggara.

Sekjen juga menyampaikan, Kaleidoskop Industrial Wrapped 2024 & Branding Jakarta Digital Industrial Parkway diharapkan tidak hanya menjadi penutup perjalanan sektor industri sepanjang tahun, tetapi juga pembuka jalan menuju inovasi dan pertumbuhan yang lebih baik di tahun 2025. "Dengan sinergi yang kuat antara semua pihak, JIDP diharapkan mampu mewujudkan visi besar pemerintah dalam membawa Indonesia menuju masa depan ekonomi digital yang berdaya saing global,"ungkap Sekjen Eko.

Kemenperin sebelumnya telah menggelar Industrial Festival 2024 tahap pertama yang berkolaborasi dengan kegiatan Halal Indo di Tangerang pada September 2024. Kemudian, pelaksanaan Industrial Festival 2024 kedua dikemas melalui kolaborasi dengan kegiatan Hari Batik Nasional di Jakarta pada Oktober 2024. 

Pada tanggal 4-5 Desember 2024 lalu, Kemenperin sukses menggelar Industrial Festival 2024 ketiga di Surabaya dengan rangkaian kegiatan seperti talk show, workshop dan coaching clinic, mini expo, juga factory tour ke PT. Nestle dengan target audiens utama mahasiswa dan generasi muda di Surabaya dan sekitarnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.