Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Inggris Perkuat Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan

📅 Kamis, 19 Des 2024, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Inggris Perkuat Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan Doc: istimewa

JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasio­nal (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Na­sional (Bappenas) Rachmat Pambudy menekankan urgensi kerja sama keterkaitan (nexus) ketahanan pangan, energi, dan air dengan Pemerintah Inggris.

“Ketahanan pangan, energi, dan air adalah agenda utama Pemerintahan Presiden Prabowo. Jika kita dapat mengin­tegrasikan ini dengan TPB/SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals), kita tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga jejak karbon se­kaligus menciptakan swasembada,” ujar Rachmat saat me­nerima Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jere­mey, dikutip dari keterangan resmi, di Jakarta, Rabu (18/12).

Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama strate­gis antara Indonesia dan Inggris, khususnya di bidang pem­bangunan berkelanjutan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pengembangan infrastruktur hijau dan peningkatan kerja sama di sektor energi dan transportasi hijau.

Pemerintah membuka diri untuk menjajaki kerja sama di sejumlah sektor terkait pembangunan berkelanjutan. “Kami sangat terbuka untuk menjajaki kerja sama di sektor transpor­tasi dan energi hijau, serta implementasi pembiayaan inovatif berbasis keahlian yang dimiliki Inggris untuk implementasi agenda pembangunan berkelanjutan,” ujar Kepala Bappenas.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jeremey menyambut baik peluang kerja sama ini, dan menegas­kan kemitraan Inggris dengan Indonesia telah berlangsung lama dan penting, terutama dalam mendukung pemba­ngunan di tanah air.

Keberlanjutan dianggap menjadi tujuan penting dalam berbagai proyek bersama Kementerian PPN/Bappenas, termasuk melalui Green Book 2024 yang mengidentifika­si proyek-proyek strategis untuk didanai oleh UK Export Finance (UKEF). “Kontribusi Indonesia dalam mencapai TPB/SDGs, terutama melalui Low Carbon Development Initiative yang dimotori Kementerian PPN/Bappenas, telah menjadi pelopor dalam prinsip pertumbuhan rendah kar­bon. Ini menjadi pelajaran penting bagi negara lain,” ujar Dominic.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.