Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Banjir Rob di Marunda Pulo Mengaku Belum Peroleh Bantuan

📅 Selasa, 17 Des 2024, 17:38 WIB | Oleh:
Korban Banjir Rob di Marunda Pulo Mengaku Belum Peroleh Bantuan Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Anak sekolah menghadang banjir rob yang terjadi di Marunda Pulo Cilincing Jakarta Utara pada Selasa (17/12).

JAKARTA - Warga RW 07 Kelurahan Marunda Pulo Kecamatan Cilincing Jakarta Utara yang terendam banjir rob atau banjir pesisir sejak Jumat (13/12) mengaku belum mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah (pemda).

"Untuk titik tertinggi air maksimal di jam 10.00 WIB tapi air masuk ke kawasan penduduk setiap harinya pukul 06.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 40 centimeter," kata petugas BPBD Jakarta Utara Sofian di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan banjir pesisir itu merendam lebih dari seratus rumah di Marunda Pulo RW 07 yang terdiri dari RT 01, RT 02, dan RT 01, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Pemukiman tersebut terendam setinggi 20-40 centimeter di sebagian jalan yang menghubungkan pemukiman warga bahkan situs Rumah Si Pitung juga turut terendam.

Selain itu jalan yang menuju Masjid Al-Alam Marunda juga turut terendam sejak.

Sementara warga Marunda Pulo, Sobri mengatakan banjir rob sudah sering terjadi sehingga telah terbiasa untuk menghadapi siklus alam ini.

Namun dirinya berharap pemerintah dapat memberikan bantuan karena hingga hari ini hampir tidak ada bantuan dari dinas terkait jika banjir melanda pemukiman Marunda Pulo.

"Semoga pemerintah perhatian juga kepada kami warga Marunda Pulo yang terkena banjir hingga memasuki rumah-rumah warga, " kata dia.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menyatakan tiga RT di Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan terendam banjir rob dengan ketinggian air dari 35  hingga 70 centimeter pada Selasa pagi.

"Info terkini genangan pada Selasa hingga pukul 10.00 WIB ada tiga RT di Jakut dan satu RT di Kepulauan Seribu yang terendam banjir rob," kata Kepala BPBD Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Selasa

Ia mengatakan satu RT di Kelurahan Pulau Panggang terendam banjir rob dengan ketinggian 20 centimeter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.