- Home
-
- Luar Negeri
-
- Presiden Tiongkok Serukan ...
Presiden Tiongkok Serukan agar Seluruh Jajaran Partai Berkuasa untuk Lebih Besar dalam Upaya Menanamkan Displin
Senin, 16 Des 2024, 20:53 WIBBEIJING â Presiden Tiongkok, Xi Jinping, baru-baru ini menepis perpecahan internal dalam Partai Komunis yang berkuasa sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindari, seraya menyerukan upaya yang lebih besar untuk menanamkan disiplin.
âPerubahan dalam lingkungan eksternal dan keanggotaan partai pasti akan menimbulkan berbagai konflik dan masalah dalam partai,â kata Xi dalam pertemuan tahunan Komisi Pusat Inspeksi Disiplin.
âSegala macam pengaruh negatif harus segera disingkirkan, dengan keberanian mengarahkan pisau ke dalam agar partai senantiasa penuh semangat dan vitalitas.â
Dikutip dari The Straits Times, pernyataan pemimpin tertinggi itu terungkap dalam jurnal Partai Komunis Qiushi pada Minggu (15/12), hanya beberapa minggu setelah pejabat militer berpangkat tinggi lainnya tiba-tiba diskors dari tugasnya, pemecatan itu penting, karena Laksamana Miao Hua dianggap sebagai loyalis Xi.
Bagian lain dari pidato Xi sebelumnya dilaporkan oleh Xinhua pada bulan Januari, tanpa rincian seperti itu.Â
Pemimpin Tiongkok paling berkuasa sejak Mao Zedong ini tengah memperdalam kampanye antikorupsi yang telah digunakannya untuk membasmi pejabat yang tidak bermoral dan menyingkirkan pesaing politik sejak menjabat pada tahun 2012.
Upaya itu menjerat sejumlah besar pejabat senior selama dua tahun berturut-turut dan memicu pembersihan yang masih mengguncang lembaga pertahanan.
Tindakan keras yang meluas itu telah mengakibatkan kelumpuhan birokrasi karena para pejabat takut membuat kesalahan dan menahan diri untuk mengambil risiko guna meningkatkan perekonomian negara yang melambat.
Para pemimpin tinggi tampaknya menyadari masalah ini, karena minggu lalu mereka menegaskan kembali perlunya menerapkan instruksi partai secara penuh dan meningkatkan âinsentif positifâ bagi pejabat setempat.
Partai tersebut tidak mengungkap semua pidato yang disampaikan oleh Xi secara lengkap, dan sering kali merilisnya beberapa bulan, atau bahkan beberapa tahun, setelah kejadian, terkadang sebagai cara untuk mengisyaratkan prioritas kebijakan.
Artikel Qiushi pada 15 Desember juga mendesak untuk âmenyingkirkan virus yang menggerogoti tubuh partai yang sehatâ guna mengkonsolidasikan legitimasi Partai Komunis.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Taruna Akademi TNI Turun Tangan Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
-
Warga Kasemen Serang Sahur di Tengah Kepungan Banjir
-
Status Pintu Air Pasar Ikan Jakarta Naik Jadi Siaga 2
-
Final Four Proliga 2026: Tiket Sudah Bisa Dibeli Mulai 9 Maret, Cek Harga Disini!
-
Berantas Judol, Gubernur Pramono Instruksikan Satpol PP Sisiri QR Code di Ruang Publik
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Macron Temui Xi di Beijing, Serukan Perdamaian Ukraina dan Perdagangan UE–Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.