Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, KAI Palembang Ganti Bantalan Kayu Rel ke Bahan Sintetis Jelang Natal

Sabtu, 14 Des 2024, 00:03 WIB

Palembang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang mengganti bantalan kayu rel kereta api menggunakan bahan sintesis menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Bantalan sintetis ini lebih kuat, tahan terhadap cuaca ekstrem, dan tidak memerlukan penebangan pohon untuk diproduksi. KAI Divre III Palembang telah memasang 3.546 batang bantalan sintetis dari total 3.781 batang bantalan sintetis yang harus dipasang di wilayah Divre III Palembang dari Kertapati sampai Lubuk Linggau, sehingga saat ini KAI turut mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi perawatan infrastruktur,” kata Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Jumat.

Ket. Foto: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang mengganti bantalan kayu rel kereta api menggunakan bahan sintesis menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. — Sumber: ANTARA/HO-PT KAI

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian penting dari salah satu persiapan menghadapi masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, yang berlangsung dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Saat ini kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang adalah KA Bukit Serelo relasi Kertapati - Lubuklinggau (PP), KA Ekspres Rajabasa relasi Kertapati - Tanjung Karang dan KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati - Lubuk Linggau (PP). Untuk KA jarak jauh pemesanan tiket sudah dapat dilakukan H-45, agar pengguna jasa KA dapat mengatur rencana perjalanan dengan baik.

Selain itu, berdasarkan data per tanggal 13 Desember 2024 jumlah tiket KA yang sudah terjual untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yaitu 35.006 tiket dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI Divre III yaitu sebanyak 42.732 tempat duduk atau 82 persen.

Penjualan tertinggi keseluruhan tiket KA yang ada yaitu pada periode sebelum Hari Natal terjadi pada H- 5 (20 Desember 2024) dengan total penjualan 2.206 tiket. Sementara untuk periode setelah Hari Natal, terjadi pada H+3 (28 Desember 2024) dengan penjualan 2.030 tiket, dengan penjualan yang paling banyak dibeli adalah tiket KA ekonomi Ekspres Rajabasa dan KA ekonomi Bukit Serelo, yang telah habis sampai tanggal 5 Januari 2025.

“Dengan komitmen untuk keberlanjutan, KAI memastikan setiap inovasi yang dilakukan membawa dampak positif, baik untuk penumpang maupun lingkungan. KAI mengucapkan terima aksih kepada pelanggan kereta api yang ikut serta dalam mendukung hadirnya sistem transportasi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Aida.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.