Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Shin Tae-yong Ingin Format Babak Grup ASEAN Cup Segera Diubah

📅 Sabtu, 14 Des 2024, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Shin Tae-yong Ingin Format Babak Grup ASEAN Cup Segera Diubah Doc: ANTARA/HO-PSSI
Ket. Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) dan pemainnya Rivaldo Pakpahan (kiri) pada jumpa pers pra laga melawan Vietnam, Sabtu (14/12/2024).

Jakarta - Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong meminta agar format babak penyisihan grup ASEAN Cup, dulu dikenal dengan nama Piala AFF, segera diubah jika ingin kualitas permainan setiap tim terjaga.

“Dua hari yang lalu pada konferensi pers setelah pertandingan dengan Laos, Piala ASEAN untuk babak penyisihan grup harus diubah," kata Shin dalam jumpa pers pra laga melawan Vietnam, Sabtu.

Dengan format saat ini yang memainkan sistem round robin dengan masing-masing tim memainkan dua pertandingan kandang dan dua pertandingan tandang dalam jarak waktu yang singkat, Shin merasa format seperti ini tidak ideal karena menyengsarakan pemain.

Untuk edisi tahun ini, setiap tim memainkan pertandingan dengan jarak tiga hari. Indonesia sendiri mengalami hal ini setidaknya hingga pertandingan ketiga melawan Vietnam pada Minggu (15/12), tiga hari setelah memainkan laga kandang melawan Laos pada Kamis (12/12).

Tim Garuda baru memiliki istirahat cukup panjang ketika memainkan laga terakhir Grup B melawan Filipina pada pekan depan, Sabtu (21/12), atau enam hari setelah laga melawan Vietnam.

Menurut Shin, format babak penyisihan grup ASEAN Cup sebaiknya kembali dimainkan terpusat atau dengan sisten home tournament seperti edisi 2016 ke belakang.

Dengan ini, kata pelatih asal Korea Selatan itu, kualitas dari turnamen level Asia Tenggara ini akan meningkat.

"Pertandingan penyisihan grup harus dimainkan secara terpusat di satu negara, kemudian semifinal dan final akan dimainkan leg pertama dan leg kedua," kata dia.

"Dari sana, kualitas profesional setiap pertandingan dan keterampilan para pemain akan ditingkatkan, kemudian turnamen akan ditingkatkan. Format saat ini membuat perjalanan-perjalanan menjadi sulit bagi tim," tutup dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.