Kereta Tanpa Transit Jadi Alternatif Angkutan Natal-Tahun Baru
Selasa, 10 Des 2024, 11:21 WIBJAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa uji coba kereta tanpa transit atau direct train menjadi alternatif transportasi moda angkutan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
"Direct train menjadi alternatif moda Jakarta-Semarang dan sebaliknya, yang memberi pengalaman baru kepada masyarakat," kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Selasa (10/12).
Dia menyampaikan bahwa berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga kenyamanan, efisiensi, serta konektivitas angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Salah satu yang dilakukan melalui inovasi kereta tanpa transit yang menghubungkan Stasiun Gambir, Jakarta, dengan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.
Dudy mengaku telah mencoba langsung layanan direct train perdana relasi Stasiun Gambir-Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pada Senin (9/12/2024) pukul 23.20 WIB.
Menhub menuturkan bahwa pihaknya ingin memberikan kesempatan kepada para pengguna kereta untuk merasakan bahwa layanan kereta api bisa nyaman dengan langsung tanpa transit.
"Dan, para pengguna kereta api bisa mengejar kereta malam, kemudian sampai tujuan pagi hari. Jadi, bisa beristirahat di kereta tanpa terputus waktu istirahatnya," tutur Menhub.
Ia mengatakan bahwa saat ini, layanan direct train baru tersedia secara eksklusif dan berupa uji coba pada 9 dan 10 Desember 2024.
Pemilihan rute Jakarta-Semarang dan sebaliknya menyesuaikan regulasi pembatasan jam kerja masinis. Ke depan, evaluasi pada pelaksanaan layanan dan animo masyarakat akan terus dilakukan.
âKami harap ini akan menjadi final uji coba, dan pada saat pos Natal dan Tahun Baru dimulai sekitar 18 Desember 2024, PT KAI akan mengoperasikan direct train ini selama kegiatan Natal dan Tahun Baru,â jelas Menhub.
Senada dengan Menhub, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir menilai bahwa direct train menjadi terobosan peningkatan layanan kepada masyarakat.
Menurutnya, inovasi tersebut sangat baik karena kereta api itu langsung penuh terisi 350 kursi saat pertama kali dibuka.
Waktu keberangkatan pukul 11 malam menjadi pilihan favorit masyarakat, terutama karena memberikan fleksibilitas bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh di waktu yang nyaman.
âApalagi stasiun terus ditingkatkan, ada shower and locker, fasilitas makanan tambah banyak, ada apotek, dan lain-lain, luar biasa. Jadi mudah-mudahan kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat," ujar Erick.
Sebelum menaiki direct train, Menhub dan Menteri BUMN melakukan peninjauan dan menyapa penumpang di Stasiun Gambir.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Inovasi Traktor Perahu Listrik ITS Gunakan Motor Listrik untuk Dukung Pertanian Modern
-
Dua Pemain Muda Daffa dan Buffon Gabung ke Garuda Yaksa
-
Mengenali Tanda-tanda Kecemasan Anak pada Masa Awal Masuk Sekolah
-
Wacana Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Mengubah Peta Industri Bisnis Sepak Bola Global
-
Wapres Gibran Kunjungi RSUD Fatimah Az-Zahra Palembang, Pastikan Layanan Optimal
-
Enam Tantangan Besar Atasi Praktik Judol
-
Pemprov Maluku Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Bea Balik Nama hingga 31 Agustus 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.