Bandara Soetta Matangkan Pengamanan Natal-Tahun Baru

Selasa, 10 Des 2024, 03:05 WIB

TANGERANG – Menjelang Natal dan Tahun Baru semua pihak mulai sibuk mempersiapkan berbagai keperluan. Demikian juga dengan Bandara Soekarno-Hatta yang tengah mematangkan persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Konsep pengamanan Kawasan Objek Vital, khususnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, jelang masa libur Natal dan Tahun Baru terus dimatangkan,” jelas Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Ronald FC Sipayung di Tangerang, Senin (9/12).

Ket. Foto: Calon penumpang melakukan lapor diri dan cetak tiket mandiri di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/12). — Sumber: ANTARA/Muhammad Iqbal

Dia menyampaikan dalam waktu dekat segera melaksanakan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk membahas konsep pengamanan tersebut. “Untuk saat ini kita baru dalam tahap rapat koordinasi dan perencanaan awal bersama stakeholder. Kami juga masih menunggu TR dari Mabes,” katanya.

Ronald mengungkapkan, secara garis besar pelaksanaan pengawasan dan pengamanan Bandara Soetta masuk dalam Operasi Lilin yang bakal dilaksanakan selama kurang lebih 14 hari.

Menurutnya, selama operasi digelar lebih fokus melaksanakan pengetatan pengamanan dari ancaman aksi terorisme. Kemudian, terkait arus lalu lintas dan pengawasan aktivitas para calon penumpang melalui posko-posko.

“Pengamanan sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Pendirian Pos pengamanan dan Pos terpadu di beberapa titik. Juga ada pelayanan dan pemeriksaan kesehatan serta pengaturan lalu lintas masuk-keluar bandara,” terangnya.

Namun, Kepolisian Bandara Soetta belum bisa merincikan secara detil terkait jumlah kekuatan personel pengamanan masa Natal dan Tahun Baru. Sebab, Ronald masih mempersiapkan koordinasi dengan otoritas bandara untuk menentukan penerapan skema ­pengamanan.

“Penyiapan personel belum ditentukan. Kami masih pengumpulan data terkait prediksi Natal,” ujarnya. Ronald menyatakan, untuk pelaksanaan operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru akan mulai dilakukan sejak tanggal 20 Desember sampai 2 Januari 2025 mendatang.

“Biasanya pengamanan dimulai 20 atau 21 Desember sampai 14 hari ke depan,” ujarnya. Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia selaku operator utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam menghadapi masa angkutan Nataru ini akan menambah fasilitas layanan perjalanan udara bagi masyarakat.

Asst Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Holik Muardi menuturkan, seluruh fasilitas pelayanan dan operasional dipastikan siap dalam melayani peningkatan lalu lintas penerbangan tersebut. “Tentu kami akan menambah pelayanan bagi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta,” tegas Holik.

Selain itu, akan ada penambahan golf car dan troli bagasi. Maka, walaupun PJP 2U atau PSC ini diberikan diskon, tidak mengurangi layanan,” katanya. Sebagai bentuk kesiapan Bandara Soetta dalam melayani para calon penumpang Natal dan Tahun Baru, dia akan melengkapi seluruh fasilitas tiap-tiap terminal.

Hal tersebut dilakukan guna memungkinkan penumpang pesawat memproses keberangkatan bisa berjalan lancar dan aman. “Malah kami dalam masa periode Natal dan Tahun Baru ini akan meningkatkan pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta baik dari sisi personel maupun fasilitas,” ungkapnya.

Sudah Berlaku

Sementara itu, terkait penerbangan Natal dan Tahun Baru, PT Pertamina (Persero) menyatakan penurunan harga bahan bakar pesawat (avtur) hingga 10 persen di 19 bandara, termasuk Soekarno-Hatta, diharapkan bisa menurunkan harga tiket penerbangan periode Natal dan Tahun Baru.

“Kami sudah memberlakukan diskon avtur tersebut sejak 1 Desember melalui salah satu unit usaha, Pertamina Patra Niaga,” ungkap Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri. Lewat Pertamina Patra Niaga, dia memberi diskon dari 1 Desember sampai 9 Januari.

Menurut Simon, diskon avtur hanya untuk 19 bandara, namun bisa menurunkan harga tiket penerbangan secara menyeluruh. Dia menjelaskan, nantinya maskapai diberi keleluasaan untuk mengatur pemberian diskon melalui subsidi silang. “Untuk penurunan ini, kami perkirakan sekitar tujuh persen dari harga normal,” tukasnya. wid/Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.