Teknologi Pathway Jawab Tantangan Memori pada AI Generatif

Sabtu, 07 Des 2024, 13:16 WIB

Perusahaan besar kini menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam platform dan proses mereka. Salah satu kendala utama adalah kebutuhan AI generatif untuk memiliki memori yang terus diperbarui agar relevan dan berguna secara praktis. 

Fenomena ini melahirkan istilah baru, "Live AI," yang merujuk pada sistem AI yang dapat berpikir dan belajar secara real-time, seperti manusia. Beberapa startup mulai menjelajahi ranah ini, termasuk Pathway, yang baru saja memperoleh pendanaan awal sebesar 10 juta dolar AS untuk membangun sistem Live AI yang inovatif.

Ket. Foto: Zuzanna Stamirowska — Sumber: Fima Europe

Dilansir dari TechCrunch, putaran pendanaan ini dipimpin oleh TQ Ventures dengan dukungan dari Kadmos, Innovo, Market One Capital, Id4, dan sejumlah investor malaikat, termasuk Lukasz Kaiser, salah satu peneliti utama di balik GPT-01 dari OpenAI dan co-penulis Transformer, teknologi dasar yang menggerakkan model bahasa besar (LLM).

Pathway menawarkan komponen infrastruktur yang dirancang untuk mendukung sistem Live AI dengan memanfaatkan data terstruktur dan tidak terstruktur. Hal ini memungkinkan platform AI di perusahaan untuk mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan terbaru. Sejauh ini, Pathway telah menarik perhatian beberapa klien besar, termasuk NATO dan La Poste, layanan pos nasional Prancis.

Zuzanna Stamirowska, CEO dan salah satu pendiri Pathway, menjelaskan bahwa pendekatan saat ini dalam deep learning dan asisten berbasis LLM memiliki keterbatasan signifikan. 

"Saat ini, LLM berfungsi seperti seorang pekerja magang yang sangat cerdas di hari pertama kerja, diberi sebuah buku untuk dibaca, tetapi tidak benar-benar dapat mengingatnya. Selain itu, data yang digunakan tidak dinamis, melainkan statis," ujarnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Pathway menyediakan solusi yang memungkinkan pengembang membangun jalur data di mana informasi terbaru dapat langsung dimasukkan ke dalam sistem AI. Proses ini diterapkan pada tahap pemrograman saat pengembangan aplikasi berbasis LLM atau AI generatif. Hal ini menjadikan AI lebih responsif dan relevan dengan konteks terbaru.

Stamirowska, yang kini berbasis di Menlo Park, California, membangun Pathway bersama tim berisi pakar teknis yang luar biasa. Dua rekan pendirinya adalah Adrian Kosowski, Chief Science Officer, dan Jan Chorowski, Chief Technology Officer, yang sebelumnya bekerja bersama Geoff Hinton, peraih Nobel Fisika sekaligus salah satu tokoh besar di dunia AI. 

Stamirowska sendiri memiliki rekam jejak yang mengesankan sebagai penulis model peramalan mutakhir untuk jaringan kompleks di perdagangan maritim, yang diterbitkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan AS.

Pathway memiliki keunikan dibandingkan startup lain di bidang serupa. Dalam konteks rekayasa GenAI dan manajemen pengetahuan, Pathway bersanding dengan nama-nama seperti Cohere dan Writer di laporan Gartner terbaru. Namun, untuk proyek transformasi AI di perusahaan besar, Pathway sering kali bersaing dengan Palantir, meskipun pendekatan mereka lebih terfokus pada produk.

Schuster Tanger, salah satu pendiri TQ Ventures, memberikan komentar positif terhadap tim Pathway. 

"Zuzanna dan timnya memiliki wawasan serta keahlian mutakhir di salah satu bidang paling menarik dalam dunia bisnis modern. Respons dari komunitas pengembang terhadap inovasi mereka sangat luar biasa," ujarnya.

Dengan teknologi yang memungkinkan AI belajar secara real-time, Pathway sedang membuka babak baru dalam transformasi AI untuk perusahaan global. Sistem Live AI yang mereka kembangkan memiliki potensi besar untuk mendefinisikan ulang cara kerja kecerdasan buatan dalam mendukung kebutuhan bisnis di masa depan.

Redaktur: Muhammad Ihsan Karim

Penulis: Muhammad Ihsan Karim

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.