- Home
-
- Megapolitan
-
- Bencana Alam Dahsyat Sukab...
Bencana Alam Dahsyat Sukabumi Menelan Korban Sekeluarga
Sabtu, 07 Des 2024, 03:15 WIBSUKABUMI â Kabupaten Sukabumi luluh lantak dilanda bencana alam berupa banjir bandang, tanah longsor, dan tanah bergerak. Banyak warga menjadi korban. Bahkan ada satu keluarga yang terdiri dari lima orang, tertimbun tanah longsor, Rabu (4/12). Empat di antaranya anak-anak.
Mereka adalah warga desa Loji, Cisarakan, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Informasi yang dihimpun menyebutkan, longsor di Desa Loji menimbun sebuah rumah yang dihuni lima jiwa, empat di antaranya anak-anak.
âKorban tertimbun longsor sekitar pukul 04.00 WIB,â kata Camat Simpenan, R Ade Akhsan Bratadiredja, di Sukabumi, Jumat (6/12).
Menurut Ade, korban yang sudah ditemukan adalah Aden Dafa dan Ade Wahyu. Aden ditemukan dalam kondisi kritis karena tertimpa lemari pakaian. Sayang nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan meninggal saat hendak dibawa ke rumah sakit.
Sementara Ade Wahyu ditemukan meninggal dunia di lokasi pada hari Kamis. Kemudian untuk dua korban lainnya, Elma Ayunda dan Siti Hamidah, hingga kinimasih dicari tim SAR gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Sukabumi, relawan, Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat.
Pencarian korban terkendala dengan kondisi cuaca dan medan yang berat. Tim harus waspada karena khawatir terjadi longsor susulan. Meskipun kecil kemungkinan dua korban bisa ditemukan dalam kondisi selamat, Camat berharap dapat menemukan korban dalam kondisi selamat.
âKami tetap berikhtiar. Apa pun kondisinya para korban harus ditemukan,â tambahnya. Camat Ade menuturkan, untuk memobilisasi kendaraan berat terkendala jalan menuju lokasi dari Jalan Raya Bagbagan hingga ke Kiaradua tidak bisa dilalui kendaraan akibat longsor.
Maka, dia berkoordinasi dengan instansi lainnya serta relawan dalam upaya mempercepat normalisasi jalan dan pencarian korban. Diharapkan setelah tanggap darurat bencana ada solusi jangka panjang, termasuk relokasi warga.
Sementara itu, warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meninggal dunia juga karena tanah longsor Senin (2/12) sampai Rabu (4/12). âSemua korban meninggal dunia sudah dimakamkan,â kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak, Febby Pratama Rizky, di Rangkasbitung, Lebak, Jumat.
Dia menjelaskan, warga yang meninggal adalah DZ (14), tinggal di Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas. Tembok rumahnya terbelah karena tanah longsor (3/12). Saat itu DZ bersama adiknya R (8) tengah menonton televisi pukul 21.00 WIB di ruangan depan rumah, tiba-tiba terjadi longsor hingga tembok menimpa korban.
Sedangkan, korban lain D (13) warga Kecamatan Banjarsari tenggelam ketika banjir, Rabu (4/12). Ada juga korban meninggal R (64) tertimpa pohon tumbang di Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber, Kamis (5/12). Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso: Puluhan Rumah Warga di 7 Desa Dilaporkan Rusak
-
Reboot Film "Buffy the Vampire Slayer" Dibatalkan, Penggemar Kecewa
-
Keracunan MBG Belum Tak Ada Solusi. Menkeu Segera Memotong Anggaran MBG, Tak Gubris Luhut
-
Rupiah Masih Tertekan, 6 Februari 2026
-
Banjir Bandang Papua Telan Korban, Pencarian Berpacu dengan Waktu
-
MU Kontra Liverpool, Laga Tim Terpuruk
-
Otorita Targetkan 60 Persen Daur Ulang Sampah pada 2035
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.