Hamilton Berpisah dengan Mercedes
Jumat, 06 Des 2024, 06:57 WIBABU DHABI - Lewis Hamilton mengucapkan perpisahan kepada Mercedes akhir pekan ini, tim yang telah membawanya meraih enam gelar juara dunia. Di sisi lain, Ferrari, yang akan menjadi tim barunya, sedang berusaha merebut gelar konstruktor pertama dalam 16 tahun terakhir dari McLaren, tim yang menjadi tempat awal karir Hamilton di Formula 1.
Grand Prix Abu Dhabi Minggu (8/12) malam di Sirkuit Yas Marina akan menjadi momen emosional. Balapan tersebut menandai akhir dari era gemilang pembalap juara dunia tujuh kali itu. Ini juga menutup 12 tahun karir Hamilton bersama âSilver Arrowsâ serta hubungan panjang selama 26 tahun dengan merek Mercedes.
Hamilton akan bergabung dengan Ferrari. Dia berharap kepindahan ini mampu mengembalikan performa luar biasanya yang menjadikannya pembalap paling sukses dalam sejarah F1 dengan tujuh gelar dan 105 kemenangan. Semua itu sempat meredup di era âground effectâ saat ini, yang didominasi Red Bull dengan Max Verstappen meraih empat gelar pembalap berturut-turut.
Meski demikian, musim ini menunjukkan kemunduran Red Bull, memberikan peluang bagi McLaren yang kini memimpin atas ÂFerrari dengan keunggulan 21 poin jelang balapan terakhir musim ini.McLaren Âterakhir kali meraih gelar konstruktor tahun 1998. ÂSedangkan Ferrari terakhir kali Berjaya di Âtahun 2008.
Sejak saat itu, gelar didominasi oleh Mercedes dan Red Bull. Kini, banyak pihak merasa waktunya sudah tiba untuk perubahan besar. Meskipun mengalami berbagai tantangan di pekan-pekan terakhir, termasuk di Brasil dan Qatar, Hamilton meninggalkan Mercedes dengan perasaan campur aduk.
âIni perayaan atas semua yang telah kami capai bersama. Kami akan menghormati perjalanan luar biasa di Abu Dhabi,â jelas Toto Wolff, ketua tim Mercedes. Berikutnya, mengunjungi Kuala Lumpur, Stuttgart, serta Brixworth dan Brackley. Lewis akan selalu menjadi bagian dari Mercedes
Wolff menambahkan bahwa seluruh tim berharap bisa menutup perjalanan Hamilton dengan momen istimewa lain. Tidak ada yang dapat menghapus 12 tahun yang luar biasa. Kenangan bukan tentang satu musim balapan yang sulit, tetapi seluruh perjalanan bersama.
Ferrari menawarkan Hamilton kontrak hingga 2026, sebuah komitmen yang tidak dapat diberikan Mercedes. Kesepakatan ini memberinya kesempatan untuk mengejar gelar kedelapan. Juga melanjutkan misinya mempromosikan keberagaman dan inklusi dalam Formula 1.
Bagi Hamilton, jika Ferrari mampu merebut gelar konstruktor Minggu nanti, akan menjadi pendahuluan sempurna. Juga membantu menghapus frustrasi tentang Âingin mengÂakhiri musim lebih cepat. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
Van Dijk Minta Maaf Usai Liverpool Dibantai Manchester City
-
Lestari Moerdijat: Peningkatkan Literasi Anak Bangsa Harus Konsisten
-
Keberangkatan PPIH di Bandara Soetta
-
Program Pilah Sampah di Rorotan Berhasil Kurangi hingga 6 Ton Sampah
-
Perbaikan Atap di Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Telah Selesai
-
PBB akan Melakukan Pemungutan Suara Soal Resolusi Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.