Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Reog Ponorogo Masuk Warisan Budaya Takbenda

📅 Kamis, 05 Des 2024, 03:03 WIB | Oleh:
Reog Ponorogo Masuk Warisan Budaya Takbenda Doc: Istimewa
Ket. Pemerintah Perlu Buat “Masterplan” jika Rendang Diakui UNESCO

UNESCO secara resmi menyetujui Reog Ponorogo sebagai warisan budaya takbenda dari Indonesia yang ke-14.

JAKARTA - Reog Ponorogo masuk dalam Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO. Hal tersebut dapat dipastikan setelah usulan pemerintah Indonesia disetujui UNESCO dalam sesi sidang ke-19 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paraguay pada 3 Desember 2024.

1733325730_de7ee42692cb955171b7.jpeg

“Reog Ponorogo kini resmi menjadi WBTb dari Indonesia ke-14 yang diinskripsi ke dalam daftar WBTb UNESCO,” ujar Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam keterangannya, Rabu (4/12).

Fadli menyampaikan, inskripsi Reog Ponorogo sebagai Intangible Cultural Heritage oleh UNESCO menjadi momen penting bagi Indonesia dalam upaya pelestarian seni budaya tradisional yang berakar kuat pada nilai-nilai lokal dan semangat gotong royong. Menurutnya, Reog Ponorogo merupakan representasi kekayaan warisan budaya Indonesia yang memadukan keberanian, solidaritas, dan keindahan tradisi lokal.

“Ini kebanggaan sekaligus pengingat tanggung jawab kolektif kita untuk menjaga dan mewariskannya kepada generasi mendatang,” jelasnya.

Sebagai informasi, Reog Ponorogo merupakan seni pertunjukan yang berasal dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mencerminkan harmoni antara tari, musik, dan mitologi. Seni ini menggambarkan keberanian, solidaritas, dan dedikasi yang telah menjadi identitas masyarakat Ponorogo selama berabad-abad.

Pelestarian Reog

Fadli menyoroti tantangan pelestarian seni tradisional di era modern. Menurutnya, inskripsi ini merupakan pengakuan internasional atas kekayaan budaya Indonesia sekaligus seruan untuk melestarikannya di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi. “Reog Ponorogo jangan sampai punah, dan harus dihidupkan kembali ekosistemnya,” katanya.

Dia mengungkapkan, pemerintah bersama komunitas lokal telah melakukan berbagai upaya melestarikan Reog Ponorogo, mulai dari mendokumentasikan, mempromosikan, hingga mengintegrasikannya ke dalam pendidikan formal, informal, dan nonformal. Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga terus memberdayakan komunitas seni sebagai penjaga utama warisan budaya. “Reog Ponorogo bukan hanya sebuah pertunjukan seni, tetapi juga cerminan identitas, semangat, dan ketangguhan masyarakat Ponorogo,” terangnya.

Fadli juga mengajak mengajak generasi muda untuk terus mengenal, mencintai, dan melestarikan Reog Ponorogo. Dengan demikian, nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan dapat diwariskan ke generasi berikutnya.

Terpisah, pengamat pariwisata asal Universitas Andalas, Sari Lenggogeni, mengatakan pemerintah sebaiknya segera membuat masterplan agar dapat lebih luas memperkenalkan rendang sebagai warisan budaya tak benda Indonesia jika diakui Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

“Promosi dan komunikasi terintegrasi secara offline dan online-nya, dan secara ekonomi kreatif dipersiapkan. Beberapa kota sudah melakukan branding city of rendang, secara desa wisata rendang juga bisa dipersiapkan, masterplan-nya dipersiapkan,” kata Sari saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (4/12).

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumatera Barat itu menekankan 50 persen turis yang berkunjung ke suatu negara merupakan pemburu kuliner (foodies). Dalam hasil kajian yang ia lakukan, sebanyak hampir 2 ribu wisatawan nusantara dan wisatawan asing menempatkan kuliner sebagai tiga daya tarik teratas dari pariwisata. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.