Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PGRI Usul UN Kembali Digelar tanpa Jenjang SD

📅 Kamis, 05 Des 2024, 03:13 WIB | Oleh:
PGRI Usul UN Kembali Digelar tanpa Jenjang SD Doc: M. Ma'ruf

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi, mengusulkan agar Ujian Nasional (UN) kembali digelar. Meski demikian, penyelenggaraannya tidak untuk jenjang sekolah dasar (SD).

1733325911_75269f2168f4aee45b11.jpg

“SD nggak ya. Kami nggak setuju (UN) kalau SD. Jadi hal-hal yang positif harus kita utamakan,” ujar Unifah, kepada Koran Jakarta, Rabu (4/12).

Dia menyebut, UN bisa dilaksanakan untuk jenjang SMP dan SMA sebab pembelajaran SD merupakan wajib belajar. Menurutnya, posisi UN penting agar terintegrasi dengan kenaikan jenjang SMP ke SMA serta untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, terutama bagi pelajar yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

“Kan malu kalau sekarang mereka tidak bisa diterima di luar negeri karena kita tidak punya dasar (nilai). Kan begitu kan. Jadi bagi kami sih yang utama adalah bagaimana dampaknya bagi masa depan bangsa,” jelasnya.

Unifah mengungkapkan, jika kembali digelar, UN jangan menjadi satu-satunya syarat kelulusan. Menurutnya, UN selain berfungsi sebagai pemetaan kualitas pendidikan bisa juga memotivasi daya belajar peserta didik.

“(UN) tetap saja salah satu bagian dari unsur untuk kelulusan. Bagian dari unsur. Karena yang menentukan kelulusan adalah guru,” tuturnya.

Celah Kecurangan

Secara terpisah, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Itje Chodidjah, mengatakan celah kecurangan dalam UN sangat besar dan terstruktur. Kecurangan mulai dari kebocoran soal hingga jual-beli kunci jawaban kepada siswa.

Dia melanjutkan, kondisi kemampuan dan kualitas pendidikan di Indonesia tidak merata. Menurutnya, tidak boleh ada alat ukur seperti UN yang mengharuskan siswa memiliki kemampuan yang sama di seluruh Indonesia. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.