- Home
-
- Luar Negeri
-
- Penembakan Sekolah di Cali...
Penembakan Sekolah di California, Dua Anak Luka dan Tersangka Tewas
Kamis, 05 Des 2024, 09:49 WIBOROVILLE - Dua siswa terluka dalam penembakan di sekolah di California utara, Rabu (4/12), dan tersangka penembak tewas. Menurut stasiun televisi KCRA, Â siswa yang terluka berusia lima dan enam tahun.Â
"Para siswa sedang dirawat karena luka-luka tersebut," kata sheriff daerah Butte, Kory Honea kepada wartawan.
Dari The Guardian, penembakan itu terjadi di Sekolah Advent Hari Ketujuh Feather River di Oroville, sebuah kota berpenduduk 20.000 orang di ujung utara negara bagian itu. Honea mengatakan kepada media bahwa sekitar pukul 1 siang kantornya mulai menerima telepon dari sekolah tentang seseorang di kampus yang melepaskan tembakan ke arah siswa. Para deputi segera menanggapi, kata Honea, dan menemukan seorang pria di tempat kejadian tewas karena apa yang tampak seperti tembakan yang dilakukan sendiri.
Dua siswa yang terluka dibawa ke rumah sakit, salah satunya diangkut menggunakan helikopter. Sheriff mengatakan, para pejabat telah melakukan "identifikasi potensial" terhadap penembak, dan tidak langsung terlihat bahwa ia terkait dengan sekolah tersebut, yang telah dibuka sejak 1965 dan menampung sekitar 35 siswa.
Pihak berwenang masih dalam tahap awal penyelidikan, kata Honea, dan masih banyak yang belum diketahui. Kantor tersebut berencana untuk berkonsultasi dengan FBI.
Menurut reporter KCRA Lysée Mitri, penembak datang ke kampus untuk membahas pendaftaran siswa di sekolah tersebut. Suara tembakan dan teriakan terdengar setelah pertemuan itu. Para investigator mengisyaratkan kemungkinan penembak tiba di kampus melalui layanan tumpangan dan bahwa mereka mungkin menargetkan sekolah tersebut karena afiliasinya dengan gereja Advent Hari Ketujuh.
Bus-bus tiba di sekolah pada Rabu sore untuk mengangkut siswa dan mempertemukan mereka kembali dengan orang tua mereka. Pendeta dan konselor krisis akan siap membantu mereka yang terdampak, kata Honea.
Oroville merupakan lokasi penembakan besar pada tahun 2022 ketika seorang pria melepaskan tembakan ke bus Greyhound yang menuju Los Angeles, menewaskan satu orang, seorang wanita berusia 43 tahun yang bepergian dengan kedua anaknya, dan melukai empat orang lainnya, termasuk seorang wanita hamil.
Wilayah ini telah berulang kali menjadi sorotan nasional dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar karena kebakaran hutan yang sangat merusak dan seringkali mematikan, termasuk kebakaran Camp tahun 2018 yang menewaskan 85 orang, yang disinggung Honea dalam sambutannya kepada wartawan di luar Sekolah Feather River.
âIni adalah tragedi lain yang menimpa komunitas kami,â katanya .Â
âSaya harap orang-orang dapat memahami betapa sulitnya ini bagi para siswa di sekolah ini, staf pengajar di sekolah ini, anggota komunitas ini, semua penanggap pertama.â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Kemhan Bantah Amerika Serikat Bebas Lintas Udara di MDCP: Kedaulatan RI Jadi Prioritas
-
Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak Hari Ini, Jasa Marga Siapkan Strategi Khusus di GT Cileunyi
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
AS Membentuk Komando Pasukan Khusus Penjaga Pantai untuk Mendukung Kebutuhan Penyitaan Kapal Musuh
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.