Inilah Penyelamat Keanekaragaman Hayati dan Lingkungan Hidup Versi Kahati
Selasa, 03 Des 2024, 19:30 WIBJAKARTA â Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) resmi mengumumkan para peraih KEHATI Award 2024, penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan di Indonesia yang terdiri dari lima kategori berbeda yakni Forestry, Marine, Agriculture, Climate Change, dan Waste and Pollution.
Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI, Riki Frindos mengatakan penghargaan tertinggi di bidang keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup di tanah air ini digelar untuk mengapresiasi upaya yang dilakukan para individu dan kelompok yang telah melakukan penyelamatan dan berusaha keras mengurangi kerusakan alam.
âPenghargaan yang diberikan sejak tahun 2000 ini adalah bentuk apresiasi terhadap upaya luar biasa dari perseorangan dan lembaga yang peduli terhadap lestarinya keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup di Indonesia,â kata Riki di Jakarta, Selasa (3/12).
Ia juga menjelaskan ada tiga tujuan penyelenggaraan award ini yakni mendorong upaya serta inovasi di bidang pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati, memacu semangat dan motivasi masyarakat dalam pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati, dan memberikan inspirasi dan pembelajaran dalam upaya pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati di tingkat tapak.
Apresiasi ini diikuti oleh sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), akademisi-masyarakat ilmiah, masyarakat adat, jurnalis, generasi muda, pekerja seni-seniman, budayawan-agamawan, dan champion-local leader.
"Berdasarkan tahapan seleksi sejak 1 Agustus hingga penilaian terakhir di Oktober, dewan juri menetapkan para peraih penghargaan, yakni Kelompok Pelestari Hutan Pesanguan, Lampung (Kategori Forestry), Natural Aceh, Banda Aceh (Kategori Marine), Gestianus Sino, Kupang (Kategori Agriculture), Komunitas Banyu Bening, Sleman (Kategori Climate Change), dan Yogi Tujuliarto, Jakarta (Kategori Waste and Pollution)," kata Riki.
Terkait dengan penilaian penghargaan ini, Amanda Katili Niode sebagai Ketua Dewan Juri KEHATI Award 2024 mengatakan beberapa kriteria yang menjadi penilaian ialah besarnya manfaat dan dampak positif terhadap keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup, serta dampak positif kepada masyarakat, baik di sekitar lokasi maupun masyarakat umum.
"Kriteria lain yakni keberlanjutan kegiatan, apakah hanya sesaat atau jangka panjang, serta besarnya upaya dan pengorbanan yang dicurahkan di luar tugas dan kewajiban seseorang atau kelompok/organisasi," katanya.
Amanda juga menjelaskan bahwa Kriteria berikutnya yakni keterlibatan pihak-pihak lain dalam usaha yang dilakukan demi menunjang kesinambungan kegiatan dan mempertinggi nilai manfaat dan orisinalitas dan inovasi kegiatan/usaha.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Sanghyang Siksa Kandang Bukan Hanya Sejarah Melainkan Pedoman Relevan
-
Pemkab Bojonegoro Semangati Tunarungu lewat Futsal Tuli Se-Jawa Timur
-
Gubernur: Jabar Harus Taubat Ekologi untuk Hentikan Bencana
-
Geger Temuan Ayam Tak Matang di Sekolah: SPPG Mandiri Blado Tarik Ratusan Porsi MBG Demi Keselamatan Siswa
-
Chile Berupaya Menyalahkan Pihak atas Pemadaman Bersejarah
-
Tim Arkelog Mesir Umumkan Penemuan Arkeologis Baru di Dekat Luxor
-
Bologna Bungkam Milan dengan Skor 2-1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.