Kemdiktisaintek Dorong Perguruan Tinggi Jadi Penggerak Ekonomi
Sabtu, 30 Nov 2024, 03:06 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie, mengatakan, pihaknya akan mendorong perguruan tinggi sebagai penggerak ekonomi melalui sains dan teknologi. Menurutnya, perguruan tinggi memenuhi target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 8 persen.

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
âSaya rasa ada persepsi di negara kita bahwa aktivitas di perguruan tinggi termasuk sains dan teknologi, serta riset yang berkembang di sekitarnya tidak berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi. Dan saya rasa hal ini tidaklah benar,â ujar Stella, dalam kuliah umum, di Jakarta, Jumat (29/11).
Dia menerangkan, untuk mencapai pertumbuhan, pemerintah harus berinvestasi tidak hanya pada barang material. Menurunya, investasi lebih penting adalah ide atau gagasan untuk mengubah material itu menjadi bernilai ekonomi. âHal tersebut dilakukan melalui riset di perguruan tinggi yang akan bermuara pada hilirisasi,â jelasnya.
Direktur Eksekutif Perimeter Institute Robert Myers menekankan pentingnya ide atau gagasan dari para peneliti terdahulu. Menurutnya, pemikiran mereka dapat menjadi dasar dalam perkembangan inovasi saat ini.
Dia mencontohkan vaksin Covid mRNA yang berhasil ditemukan hanya dalam waktu 11 bulan. Hal ini tidak akan terjadi tanpa adanya penelitian-penelitian dasar sebelumnya seperti penelitian terkait genetik manusia dan cara kerja protein di sel-sel manusia.
âBeberapa ide milik Einstein mungkin saja tidak berdampak langsung pada kita, namun pemikirannya menjadi pondasi terciptanya banyak inovasi dan penemuan scientific hari-hari ini,â ucapnya.
Myers menambahkan bahwa permasalahan dan tantangan masa depan akan sulit untuk diprediksi. Menurutnya, kondisi tersebut mesti dihadapi dengan selalu berinvestasi melalui penelitian yang berbasis keingintahuan atau curiosity-based research.
âKemampuan untuk mengembangkan sumber daya terbaik terletak pada kemauan kita. Investasi ini tidak hanya memecahkan masalah namun juga mendefinisikan kembali dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang,â katanya. ruf/and
Redaktur: andes
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Pasar Murah Gorontalo Bantu Jaga Stabilisasi Harga Pangan
-
BMKG: Musim Kemarau Mulai April dan akan Berlangsung Lebih Lama
-
Green House Bekasi Perlu Ditiru Daerah Lain
-
Khofifah Bangga, Jatim Masih Jadi Lumbung Jagung Terbesar Se-Indonesia
-
KPK Mengambil Hati Para Koruptor, Izinkan Jadi Tahanan Rumah
-
Newcastle Ingin Ulang Kenangan Manis dengan Curi Kemenangan di Kandang PSG
-
Pembangunan hunian sementara di Gayo Lues
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.