Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Diharapkan Menjamin Keuntungan bagi Petani

📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 02:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bulog Diharapkan Menjamin Keuntungan bagi Petani Doc: istimewa

JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan Perum Bulog akan bertransformasi menjadi badan otonom karena sudah diputuskan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rapat perdana itu,Zulkifli bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri PAN RB Rini Widyantini, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama Bulog Wahyu Suparyono dan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi membahas konsep transformasi, keuangan, hingga status kepegawaian.

Setelah bertransformasi, kata Zulkifli, Bulog akan menjadi lembaga yang sangat kuat karena bertugas menjadi penyangga pasokan dan stabilisasi harga pangan nasional.

“Dengan transformasi itu, Bulog nanti menjadi lembaga yang sangat kuat.Dia juga sebagai stabilisator, juga penyangga. Cuma, ada dua cara tadi, melalui perpres atau undang-undang,” katanya.

Zulkifli berharap transformasi itu bisa cepat berjalan guna mendukung swasembada pangan yang ditargetkan bisa tercapai pada 2027.Dengan transformasi, Bulog tidak perlu memperhitungkan untung-rugi, seperti fungsi yang saat ini dijalankan sebagai korporasi atau BUMN.

Agak Terlambat

Pakar pertanian dariUPN Veteran Jawa Timur, Surabaya, Zainal Abidin, menyambut baik rencana Bulog menyerap gabah dan jagung petani, tanpa memperhitungkan untung dan rugi.

“Kalau itu bisa terealisasi, akan sangat baik sekali untuk meletakkan dasar yang kuat menuju swasembada pangan. Kebijakan menyerap hasil petani sendiri dengan nilai proper sebetulnya bukan hal baru, karena sudah banyak dilakukan negara lain dan berhasil,” katanya.

Meskipun agak terlambat, tapi hal itu positif sekali dan perlu didukung. “Karena tidak akan ada swasembada pangan kalau orang yang menanam padinya sendiri masih miskin dan terlilit ijon,” kata Zainal.

Petani dan orang desa harus lebih dahulu hidup layak secara wajar, baru mereka bisa menghasilkan komoditas pangan yang diharapkan.

“Sekarang tinggal kita tunggu saja, sejauh mana program dan kebijakan ini berjalan. Dengan rencana ini, pemerintah harus bisa membuktikan keseriusannya membangun swasembada pangan,” tuturnya.

Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi, menyambut positif rencana transformasi Bulog. SPI berharap banyak dengan rencana transformasi tersebut, khususnya manfaatnya ke kehidupan produsen pangan dalam negeri atau petani.

“Transformasi Bulog diharapkan bisa menjadi jawaban kendala yang sering dihadapi petani, terutama tentang jaminan harga yang menguntungkan petani dan penyerapan hasil panen,” tegas Qomar.

Bulog, katanya, bisa saja mencari keuntungan untuk memastikan keberlanjutan lembaga, tetapi prioritas utamanya adalah menjalankan tugas, bukan mencari keuntungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

55 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.