Akses Judi “Online” di Platform Digital Harus Ditutup

Jumat, 29 Nov 2024, 03:03 WIB

Iklan judi online di media sosial sejauh ini masih banyak sehingga masyarakat mudah mengaksesnya. Untuk itu, sangat penting pemerintah menutup akses judi online di platform digital.

1732807518_5267c743ee5c78a08b20.jpg

Ket. Foto: Iklan Judi Daring Bisa Dicegah dengan Literasi Digital. — Sumber: Koran Jakarta/M. Fachri

Penanganan judi “online” lMenteri Koordinator Pembangunan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memberikan keterangan usai mengadakan pertemuan di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (28/11). Pertemuan membahas penganganan judi online yang memiliki dampak sosial bagi masyarakat, serta kontribusi judi online dalam menciptakan kemiskinan baru.

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan akan pentingnya menutup akses judi online di platform digital. Menurutnya, iklan judi online masih banyak di media sosial sehingga masyarakat masih mudah mengaksesnya.

“Kami harap moderasi konten bisa diperketat,” ujar Muhaimin, usai berkoordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, di Jakarta, Kamis (28/11).

Dia menjelaskan, kecenderungan dari judi online adalah penipuan kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat hanya terlena akan keuntungan padahal mereka akan pasti mengalami kerugian sehingga berpotensi menimbulkan kemiskinan baru.

“Hari ini saya beserta Ibu Menteri Komunikasi dan Digital, membahas khusus soal bencana sosial yang sedang kita hadapi, yaitu judi online. Kita tahu persis, pelaku judi online ini sebagian besar adalah korban dari penipuan judi online,” kata Muhaimin.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengatakan dengan total sekitar 8,8 juta orang terlibat dalam judi online di Indonesia, banyak di antaranya yang jatuh miskin setelah menjadi korban judi online.

Ia memandang bahwa judi online merupakan penipuan yang akhirnya menambah jumlah orang miskin di Indonesia.

Muhaimin juga menyoroti bahwa judi online memperburuk upaya pemerintah dalam mengurangi kemiskinan, terutama mengatasi kemiskinan ekstrem. “Padahal kita genjot sekuat tenaga, mulai dari kemiskinan ekstrim kita atasi, rentan miskin menjadi berdaya dan mandiri. Kalau ini (judol) tidak kita atasi dari hulu dan hilirnya, kita sangat khawatir, judi online akan memperbanyak orang miskin di tanah air kita,” ujarnya.

Pemerintah, kata Muhaimin, sedang menjalankan dua strategi untuk mengatasi masalah ini. Pertama, pengawasan terhadap aspek digital yang dilakukan oleh Komdigi, termasuk pemantauan transaksi perbankan yang terlibat.

Kedua, yang tidak kalah penting, adalah meningkatkan literasi digital di kalangan ­masyarakat.

“Kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa judi online adalah penipuan yang harus dilawan dengan kesadaran penuh,” kata Muhaimin.

Sebagai langkah preventif, Muhaimin menekankan pentingnya melibatkan seluruh perangkat pemerintah, mulai dari pendamping desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), kader pembangunan, hingga pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya judi online.

Muhaimin melanjutkan, persoalan kebocoran data berperan dalam promosi judi online. Iklan-iklan judi online banyak disebarkan melalui pesan-pesan WhatsApp. “Dengan begitu, kebocoran data terkait kontak WhatsApp masih terjadi dan perlu menjadi perhatian,” jelasnya.

Perlu Kerja Sama

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid bersepakat dengan Menko PM terkait urgensi pemberantasan judi online. Kerja sama dan koordinasi antarlembaga dan kementerian menjadi kunci dalam keberhasilan penekanan judi online.

“Meskipun lintas tapi tetap karena semua terlink menjadi satu permasalahan judi online selama kompak semuanya insya allah semua bisa ditangani,” tuturnya.  ruf/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.