Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Dorong Pemanfaatan Platform Pendidikan

📅 Rabu, 27 Nov 2024, 03:15 WIB | Oleh:
Kemendikdasmen Dorong Pemanfaatan Platform Pendidikan Doc: Antara

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, mengatakan pihaknya mendorong guru dan siswa memanfaatkan platform pendidikan. Pihaknya rutin menggelar Anugerah Kihajar untuk mendukung terciptanya ekosistem yang dapat menggali potensi terbesar para guru dan siswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri, kontekstual, dan inovatif dalam membangun kreativitas.

1732636671_21028697313726f78f65.jpg

Foto: Tangkapan layar M. Ma'ruf

“Anugerah Kihajar dapat menjadi wadah untuk terus meningkatkan partisipasi, kolaborasi, dan kontribusi aktif dari peserta didik, guru, dan pemerintah daerah dalam optimalisasi pemanfaatan platform teknologi,” ujar Suharti, dalam Anugerah Kihajar 2024, di Jakarta, Selasa (26/11).

Dia menjelaskan, Anugerah Kihajar menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dalam berpikir kritis, kreatif, dan mampu berkolaborasi dan berkomunikasi dalam mengembangkan proyek atau menyelesaikan masalah yang terjadi di kehidupan sehari-hari berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).

Suharti melanjutkan, Anugerah Kihajar menegaskan pentingnya guru beradaptasi pada karakter siswa dan teknologi. Guru diharapkan mampu memahami karakter anak agar dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

“Kita harus belajar STEM atau pembelajaran berbasis TIK atau pembatik mendukung program priorities kementerian dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi guru dalam meningkatkan penguatan pendidikan unggul, numerasi dan literasi teknologi,” tuturnya.

Dalam Anugerah Kihajar 2024, terdapat pengukuhan 39 Duta Teknologi terpilih tahun 2024 yang berasal dari 38 Provinsi dan 1 SLN. Selain itu, terdapat juga penganugerahan untuk pemenang Kihajar STEM 2024 yang menghasilkan 20 tim Gen Kihajar dan 20 Guru Pendamping.

Sebagai informasi Anugerah Kihajar 2024 diikuti lebih dari 313 ribu Pendidik dan Tenaga Kependidikan di jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB yang berasal dari 38 provinsi dan 1 SILN. Peserta PembaTIK ini telah melewati tahapan Level 1: literasi, Level 2: implementasi, Level 3: kreasi, serta Level 4: berbagi dan berkolaborasi yang pada akhirnya menghasilkan 39 Duta Teknologi.  ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.