DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Langkah Strategis Wujudkan SDM Unggul
Selasa, 26 Nov 2024, 15:33 WIBJAKARTA - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Bramantyo Suwondo menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
"Program makan bergizi yang digagas pemerintah adalah langkah strategis. Dengan adanya wacana ini, kita memiliki peluang besar untuk memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi dengan baik," ujarnya usai menghadiri BKSAP Day bertema "Memperkuat Diplomasi Indonesia untuk Ketahanan Pangan dan Gizi" di Bogor, Jawa Barat, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (26/11).
Bramantyo menekankan bahwa kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul sehingga masalah gizi dan ketahanan pangan pun menjadi isu sentral dalam pertemuan BKSAP dengan para pakar di Institut Pertanian Bogor itu.
Lebih lanjut, dia menyampaikan Program Makan Bergizi Gratis sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju. Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045.
âProgram ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan,â kata dia.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB Ernan Rustandi menyatakan menyambut baik Program Makan Bergizi Gratis. Menurut dia, implementasi program itu memerlukan pengawalan yang ketat agar program menjadi tepat sasaran.
âProgram pemerintah harus diawali dengan landasan informasi berbasis riset yang solid. Dengan data yang tepat, kita dapat memastikan program ini berjalan efektif dan hasilnya sesuai harapan,â kata Ernan menambahkan.
Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian serius pada setiap aspek program, mulai dari jenis makanan, penyajian, hingga proses produksinya.
âEdukasi yang baik mengenai pola makan bergizi dan penyebaran informasi yang relevan sangat diperlukan agar masyarakat memahami pentingnya konsumsi makanan sehat,â kata dia.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
MBG Ciptakan 600 Ribu Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Mudik Lebaran 2026: Terpadu, Aman, dan Efisien Berkat Koordinasi Semua Pihak
-
Program Makan Bergizi Gratis di Papua Barat Daya Belum Merata, Dua Daerah Masih Tertunda
-
SGC Dorong Petani Lampung Bangkit dengan Skema Kemitraan Tebu
-
Tradisi Tumpengan Diusulkan Jadi Kekayaan Intelektual Gastronomi Nasional
-
Indonesia Masters 2026: Sebanyak 16 Wakil Indonesia dari Lima Sektor ke Babak Kedua
-
KPK Sudah Tetapkan Tersangka Usai OTT Wali Kota Madiun Maidi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.