Warga Peduli Bebas Demam Berdarah Dengue

Senin, 18 Nov 2024, 01:20 WIB

JAKARTA – Memanfaatkan hari bebas berkendara (CFD) di Jalan Thamrin-Sudirman, ratusan anak dan orangtua yang tergabung dalam kelompok “Child Campaigner Save the Children Indonesia” di Provinsi Jakarta menginisiasi gerakan edukasi bertema “Peduli Iklim Bebas DBD,” Minggu.

“Melalui kampanye ini, kami ingin menunjukkan anak dan orang muda sebagai pihak yang paling terdampak, membantu menghentikan penderitaan DBD,” tutur salah satu aktivis, Elvira.

Ket. Foto: Kaum muda mengikuti kampanye peduli iklim saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (17/11). Kampanye tersebut menyampaikan aspirasi terkait dampak krisis iklim. Mereka juga mengajak generasi muda dan anak-anak untuk terli — Sumber: Koran Jakarta/Wahyu AP

Kelompok tersebut khawatir demam berdarah dengue (DBD) akan terus terjadi. Maka, lewat aksi seperti ini, mereka ingin mendorong rakyat penuli penderita DBD. “Sekarang saatnya kita mulai peduli iklim dan basmi jentik demi lingkungan yang lebih sehat,” tukas Elvira.

Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta dalam pertemuan para mitra di Balai Kota, untuk September, ada 12.000 kasus DBD. Total angka nasional 210.000 kasus. Dari jumlah tersebut 1.239 di antaranya meninggal. Hal ini memperlihatkan peningkatan 3 kali lipat dari tahun lalu.

“Aksi ini bagian dari Kampanye Nasional Aksi Generasi Iklim, Save the Children. Tujuannya, untuk memastikan agar anak-anak dan keluarga yang paling terdampak dari krisis iklim, dapat bertahan hidup dan beradaptasi.

Para Child Campaigner yang tinggal di Jakarta mengamati sampah yang menumpuk. Ini terutama yang berisi air tergenang seperti kaleng bekas, ban, botol plastik, atau wadah lainnya. Ini menjadi habitat ideal nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penularan DBD.

Hal itu diperparah, ketika memasuki musim hujan. Beberapa area Jakarta masih ditemukan genangan yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk DBD. Peningkatan kasus DBD salah satunya disebabkan fenomena El-Nino dan perubahan iklim.

Inisiatif anak-anak ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Mereka mau melakukan aksi nyata untuk mencegah kasus DBD agar tidak terus bertambah. “Satu nyawa sangatlah berharga.” ucap Interim Chief Advocacy, Campaign, Communication & Media Save the Children Indonesia, Tata Sudrajat. Dia menyatakan peningkatan suhu bumi menjadi salah satu faktor mempercepat siklus hidup nyamuk Aedes aegypti. Ini tentu akan berkontribusi peningkatan kasus DBD.

“DBD Jakarta mengancam kesehatan dan kelangsungan hidup anak. Sebab anak yang terkena DBD akan terganggu aktivitasnya seperti sekolah, bersosialisasi, dan bermain. Bahkan mereka dihadapkan dengan ancaman kematian,” katanya.

  • kampanye iklim

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.