Lima Pelajar Banyuwangi Sabet Medali di Ajang Olimpiade Sains dan Matematika Asia
Senin, 18 Nov 2024, 05:19 WIBBanyuwangi - Lima orang pelajar di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur berhasil menyabet medali di ajang Olimpiade Sains dan Matematika tingkat Asia, atau Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary & Secondary Schools (Asmopss) ke-14 di Banyuwangi.
"Selamat kepada seluruh pelajar yang telah berlomba membawa nama baik Indonesia, khususnya pelajar Banyuwangi. Ini adalah pengalaman yang bagus, bagaimana bisa berkompetisi di level Asia, semoga ke depan lebih baik prestasinya, dan ajang ini akan menjadi inspirasi baik seluruh pelajar Banyuwangi," kata Plt Bupati Banyuwangi Sugirah dalam keterangannya di Banyuwangi, Minggu.
Kabupaten Banyuwangi pada tahun ini menjadi tuan rumah pelaksanaan Olimpiade Sains dan Matematika tingkat Asia, dan Asmopps ke-14, diikuti 136 peserta dari berbagai negara di Asia.
Asmopss ke-14 di Banyuwangi dilaksanakan selama enam hari, 11-16 November 2024 dan dipusatkan di Hotel El-Royale Banyuwangi, dan kompetisi ini diikuti peserta dari 10 negara di Asia.
Tim nasional Indonesia perwakilan dari Banyuwangi yang mengikuti Asmopss sebanyak 12 orang, dan lima pelajar di antaranya berhasil menyabet medal.
Andrew Carnegei Tan siswa kelas 3 di SMPK Santo Yusuf Banyuwangi berhasil meraih medali emas untuk matematika tingkat SMP.
Selain itu, Yusril Ihsan meraih perak untuk Matematika tingkat SMP, Moses Markhesywan dan Nabila Zara meraih perunggu untuk Matematika tingkat SMP, sementara Felicia Dahayu meraih perunggu Matematika tingkat SD.
"Kita patut bangga pelajar Banyuwangi makin banyak yang berprestasi di ajang internasional. Ke depan kami akan terus menggelar berbagai program untuk mendongkrak kualitas SDM sehingga kami bisa mencetak lebih banyak lagi pelajar-pelajar berkualitas dari Banyuwangi," kata Sugirah.
Dalam ajang Olimpiade Sains dan Matematika tingkat Asia itu, turut hadir pula Founder Asmopss Prof Yohanes Surya, yang merupakan seorang fisikiwan Indonesia dan pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia/TOFI dan Presiden Asmopss Munasprianto Ramli.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tanpa Kembang Api, Sampah Malam Tahun Baru Jakarta Turun Drastis di 2026
-
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji oleh KPK, Ketum PBNU Tegaskan Tak Akan Intervensi
-
Klasemen Proliga 2026: LavAni dan Gresik Phonska Mantap di Puncak
-
Ijen Farmhouse, Wisata edukasi di Banyuwangi jadi Destinasi Favorit Baru
-
Beri Kepastian Hukum, DPR RI Godok RUU Perlindungan Komoditas Strategis
-
Seperti Blok M, Pemprov DKI akan Kembangkan Cawang dan Pasar Baru Jadi TOD Baru
-
Kampung Nelayan Merah Putih Lateng Banyuwangi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.