Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemen PPPA Dorong Peningkatan Literasi Digital di Desa

📅 Senin, 18 Nov 2024, 19:27 WIB | Oleh:
Kemen PPPA Dorong Peningkatan Literasi Digital di Desa Doc: Foto istimewa
Ket. Menteri PPPA, Arifah Fauzi (kiri), usai audiensi dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid (kanan), di Jakarta, Senin (18/11).

Kemen PPPA Dorong Peningkatan Literasi Digital di Desa

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam rangka peningkatan literasi digital perempuan dan anak di desa. Pihaknya nanti akan meluncurkan Ruang Bersama Merah Putih (RBMP) inisiasi Kemen PPPA yang merupakan keberlanjutan dari Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Anak (DRPPA).

“Melanjutkan program DRPPA, kini kami berupaya meningkatkan kualitas perempuan dan anak hingga ke akar rumput secara holistik di berbagai bidang pembangunan melalui Ruang Bersama Merah Putih," ujar Menteri PPPA, Arifah Fauzi, usai bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, di Jakarta, Senin (18/11).

Dia menyebut, media sosial bagaikan pisau bermata dua di satu sisi membawa kebermanfaatan untuk masyarakat, namun disisi lain juga memiliki dampak negatif secara umum termasuk untuk perempuan dan anak-anak. Dampak negatif dari media sosial ini akan semakin diperparah dengan rendahnya literasi digital terhadap perempuan dan anak.

"Oleh karena itu, salah satu yang juga harus menjadi program dan kegiatan di Ruang Bersama Merah Putih adalah literasi digital yang bekerjasama dengan Kemenkomdigi," jelasnya.

Arifah mengungkapkan kehadiran Ruang Bersama Merah Putih akan memberikan solusi bagi perempuan dan anak dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapi pada kehidupan sehari-hari. Pihaknya juga sudah bertemu dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk bekerjasama dalam implementasi Ruang Bersama Merah Putih ini.

Dia melanjutkan, para mahasiswa nantinya bisa magang di Ruang Bersama Merah Putih sehingga anak-anak tidak hanya fokus berkaitan dengan gadget. Para mahasiswa juga bisa melatih kaum perempuan di desa menggunakan medsos yang bijak.

"Banyak perempuan sekarang yang terkena dampak negatif kemajuan teknologi dan media sosial seperti terjerat pinjaman online dan ini sangat miris juga karena banyak perempuan juga yang terkena dampaknya," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Komdigi, Meutya Hafid mengungkapkan tugas dan fungsi dari Kementerian Komdigi salah satunya adalah literasi digital termasuk terhadap perempuan dan anak. Kolaborasi dengan Kemen PPPA menjadi langkah penguatan yang sudah berjalan melalui literasi digital dengan melibatkan perempuan dalam literasi digital.

"Kita tahu salah satu korban terbanyak baik itu penipuan, transaksi keuangan, di ruang digital itu banyak oleh karena itu, perlu ada penguatan literasi terhadap perempuan," katan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.