AS dan Tiongkok Harus Pastikan Persaingan Tidak Berubah Jadi Konflik

Senin, 18 Nov 2024, 01:10 WIB

BEIJING– Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menegaskan bahwa hubungan AS-Tiongkok adalah hubungan terpenting di dunia, tidak hanya bagi kedua bangsa, tetapi juga bagi masa depan dunia.

“Kedua pemerintah memiliki tanggung jawab kepada masyarakat di dua negara dan dunia untuk memastikan bahwa persaingan tidak berubah menjadi konflik,” kata Biden.

Ket. Foto: Hubungan Bilateral Amerika Serikat dan Tiongkok — Sumber: afp

Dalam empat tahun terakhir, kedua pihak bekerja sama untuk membangun kembali jalur komunikasi terutama sejak pertemuan San Francisco setahun yang lalu, kedua negara telah membuat kemajuan nyata dalam hubungan militer, pemberantasan narkotika, penegakan hukum, AI, perubahan iklim, dan pertukaran antarmasyarakat.

Biden mengemukakan bahwa AS tidak menginginkan Perang Dingin baru maupun mengubah sistem Tiongkok. “Aliansi tidak ditujukan terhadap Tiongkok, tidak mendukung 'kemerdekaan Taiwan', tidak ingin berkonflik dengan Tiongkok, dan tidak melihat kebijakan Taiwan sebagai cara untuk bersaing dengan Tiongkok,” kata Biden. AS, kata Biden, tetap berkomitmen pada kebijakan Satu Tiongkok.

Sementara itu, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, berkomitmen menciptakan hubungan saling menghormati, hidup berdampingan secara damai serta bekerja sama yang saling menguntungkan dengan Amerika Serikat (AS). Komitmen itu termasuk keinginan untuk meneruskan persahabatan tradisional antara rakyat Tiongkok dan AS.

Xi menyampaikan pernyataan tersebut saat menggelar pertemuan bilateral dengan

Presiden AS, Joe Biden, di sela-sela KTT APEC di Lima, Peru, Sabtu (16/11), seperti dikutip Antara dari keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Minggu (17/11).

“Tiongkok siap melakukan dialog, memperluas kerja sama, dan mengelola perbedaan dengan AS untuk mempertahankan momentum yang diperoleh dengan susah payah menuju stabilitas dalam hubungan Tiongkok-AS,” kata Xi.

Presiden Tiongkok menyebut persaingan antarnegara besar seharusnya tidak menjadi logika yang mendasari zaman ini. Ia meyakini hanya solidaritas dan kerja sama yang dapat membantu umat manusia mengatasi kesulitan saat ini.

“Hanya keterbukaan dan berbagi yang dapat memajukan kesejahteraan umat manusia karena kestabilan hubungan Tiongkok-AS sangat penting bagi kepentingan rakyat Tiongkok dan AS maupun bagi masa depan dan takdir seluruh umat manusia,” jelas Xi.

1731865804_f62572dfda2e236d688d.jpg

Lebih Sejuk

Menanggapi pertemuan itu, Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan pernyataan Xi tersebut menunjukkan bahwa Tiongkok ingin mencoba meredakan ketegangan dan menjalin hubungan bilateral yang lebih kondusif dengan Presiden terpilih AS, Donald Trump.

“Meski rivalitas kedua negara sulit dalam perekonomian maupun rebutan pengaruh global sulit untuk dipungkiri, tapi kali ini Tiongkok berkepentingan untuk menjalin hubungan yang lebih “sejuk” dengan Trump, mengingat ia berjanji dalam kampanyenya akan menerapkan tarif impor ke Tiongkok sampai 60 persen. Kalau ini sampai jalan, bukan tidak mungkin akan menghambat agenda-agenda dominasi global ekonomi Tiongkok ke depan,” kata Surokim. 

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.