- Home
-
- Megapolitan
-
- Lahan Nganggur Diubah Jadi...
Lahan Nganggur Diubah Jadi Produktif
Sabtu, 16 Nov 2024, 03:05 WIBBOGOR â Kini semakin tinggi kesadaran berbagai elemen untuk memperkuat cadangan pangan dengan berbagai cara. Salah satunya, mengubah lahan tidak produktif untuk ditanami jagung. Itulah yang dilakukan Polresta Bogor Kota. Mereka memberdayakan lahan tidak produktif di Kelurahan Rancamaya, Kota Bogor, dengan menanam jagung.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Jumat, mengatakan lahan yang digarap seluas 2 hektare. Lahan milik pemerintah kota. Adapun bibit dan pupuk yang digunakan berasal dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor.
âNanti setiap empat bulan panen. Hasilnya akan dinikmati kelompok tani. Mereka akan memutar ekonomi tersebut sehingga bisa terus berkesinambungan memperdayakan lahan,â jelasnya.
Ke depan, kata Bismo, Polresta akan melanjutkan untuk mencari lahan lain yang tidak produktif, untuk diberdayakan bersama. Dengan tujuan demi kebaikan masyarakat setempat dan ketahanan pangan.
Bismo menandaskan, hasil panennya bisa dimanfaatkan kelompok tani. Juga bisa untuk menyuplai dapur umum Kodim 0606 atau Badan Gizi Nasional. Badan ini memproduksi makan bergizi gratis.
Lebih jauh Bismo berharap, para petani bisa bersinergi dengan DKPP Kota Bogor dan personel Polresta Bogor Kota yang rutin memeriksa kelanjutan kebun. Dalam kegiatan ini, kelompok tani juga diberikan sejumlah paket bibit jagung manis, pupuk, hingga peralatan bertani.

Jajaran Forkopimda Kota Bogor saat menanam jagung di Kelurahan Rancamaya, Kota Bogor.
âAda para Babinsa dan Babhinkamtibmas yang rutin mengecek. Mereka jgua memberikan asistensi bersama, sehingga bisa berkesinambungan pemanfaatannya,â ucapnya. Penjabat Wali Kota Bogor Hery Antasari turut mendukung kegiatan yang dilaksanakan Polresta. Pemkot Bogor juga mendapatkan arahan serupa dari Pemerintah Pusat terkait dengan ketahanan pangan.
Oleh karenanya, ke depan Hery bersama jajaran Pemkot Bogor akan terus berkolaborasi. Dia akan mengidentifikasi lahan-lahan tidak produktif lain untuk digarap. Ant/G-1
Berita Terkait:
-
Kenapa Banyak Pekerja Produktif Rentan Terjebak Utang? Ini Kata Sesmen Kemendukbangga
-
Menitipkan Inspirasi dalam Bentang Harapan
-
BNPB: Perubahan Perilaku Kunci Hadapi Risiko Bencana
-
Koperasi Merah Putih Bisa Sebagai Distribusi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Polemik "Prambanan Bersholawat": Gus Miftah, Situs Hindu, dan Toleransi Beragama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.