Italia Harapkan Hubungan Dagang dengan Indonesia Terjalin Lebih Baik
Jumat, 15 Nov 2024, 01:00 WIBBANDUNG - Italia menyampaikan harapan agar hubungan perdagangannya dengan Indonesia akan lebih baik lagi di masa mendatang di bawah pemerintahan baru yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. âJadi, kami berharap dengan Presiden baru sesuatu akan berubah dan hubungan dengan Eropa dan Italia khususnya akan menjadi lebih erat,â kata Paolo Pinto, Komisaris Badan Perdagangan Italia (ITA), yang merupakan kantor Promosi Dagang Kedutaan Besar Italia, di Bandung pada Kamis (14/11).
Seperti dikutip dari Antara, Pinto mengatakan hubungan dagang antara Indonesia dan Italia di semua sektor masih sangat jauh. Hal itu terjadi karena letak geografis kedua negara cukup jauh sehingga menyebabkan harga barang dan jasa yang diekspor maupun diimpor dari satu sama lain menjadi lebih mahal.
Pinto menjelaskan selain posisi geografis yang jauh, barang- barang yang diproduksi Italia juga pada umumnya merupakan barang-barang berkualitas tinggi sehingga harga barang mereka menjadi tidak terjangkau karena peningkatan kualitas menuntut biaya produksi yang lebih tinggi. Sementara itu, dia juga menilai bahwa Indonesia tidak begitu terbuka terhadap pasar Eropa secara politik. Oleh karena itu, Pinto berharap hubungan dagang Indonesia dengan Italia di masa mendatang bisa lebih baik lagi di bawah pemerintahan baru.
Teknologi Tekstil
 Pinto menyampaikan pernyataan itu dalam acara lokakarya yang diselenggarakan oleh ITA bersama Asosiasi Produsen Mesin Tekstil Italia (ACIMIT) untuk memperkenalkan teknologi tekstil canggih mereka kepada pelaku industri tekstil di Indonesia.
âTeknologi tekstil Italia menawarkan solusi digital dan otomatisasi yang dapat meningkatkan efisiensi serta mengurangi dampak lingkungan,â katanya. Dalam lokakarya yang digelar di Solo, Jawa Tengah, pada 12 November dan Bandung, Jawa Barat, pada 14 November 2024 itu, 17 produsen tekstil Italia hadir untuk mempromosikan teknologi mereka dengan berbagai spesialisasi, termasuk pada finishing, dyeing, nonwoven, spinning, weaving, knitting, dan textile lab.
Lokakarya tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pelaku industri di Indonesia untuk merasakan langsung manfaat dari teknologi tersebut. Lokakarya itu juga diharapkan dapat membuka peluang kemitraan bisnis yang bermanfaat dan memperkaya wawasan para pelaku industri di Indonesia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Kristen Bell Bakal Jadi Host Ajang Penghargaan Actor Awards Ketiga Kalinya
-
Tim SAR Evakuasi Nelayan Terdampar di Perairan Manokwari–Oransbari
-
Siraman Rohani Cara Menghargai Agama dan Menghormati Perbedaan di Masjid IKN
-
RI dan Malaysia Sepakat Dorong Riset Pangan, Energi Hijau hingga AI
-
Indonesia–Korea Selatan Teken MoU Energi Bersih, Fokus Surya, Nuklir hingga Hidrogen
-
Zulhas Dorong Percepatan Teknologi Sampah untuk Tangani Kondisi Darurat Nasional
-
Menekraf: Pers Fondasi Strategis dan Mitra Dalam Penguatan Kedaulatan Ekosistem Ekraf
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.