Berpotensi Menguat Terbatas, Kamis 14 November 2024
Kamis, 14 Nov 2024, 08:57 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berÂpotensi berbalik menguat, hari ini (14/11), dari koreksi kemarin, meskipun penguatannya bersifat terbatas. Pasar menantikan petunjuk baru arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.Â
Analis pasar modal Oktavianus Audi melihat pelaku pasar menantikan piÂdato Gubernur The Fed Jerome Powell pasca rilis inflasi AS yang diperkirakan tumbuh 2,6 persen secara tahunan (yoy) atau di atas bulan sebelumnya. KetidakÂpastian ini membuat pasar cenderung bergerak stagnan
Karenanya, Oktavianus memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Kamis (14/11), bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam support di level 7.280 dan resisÂtance di posisi 7.400.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/11) sore, ditutup melemah di tengah pelaku pasar berÂsikap wait and see terhadap rilis data inflasi AS. IHSG dituÂtup melemah 13,32 poin atau 0,18 persen ke posisi 7.308,66, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,93 poin atau 0,22 persen ke posisi 886,45.
âBursa regional Asia cenderung melemah, tampaknya di pengaruhi dari sikap pelaku pasar yang menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS)â sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Data inflasi AS akan menjadi ukuran kebijakan bagi bank sentral AS The Fed terkait pemangkasan suku bunga acuannya.
Selain itu, pelaku pasar menantikan arah kebijakan The Fed selanjutnya di saat kepemimpinan Donald Trump seÂbagai Presiden AS yang diprediksi akan mendorong kenaikÂan harga, yang pada akhirnya akan memberikan dampak kemungkinan inflasi, yang akan berpengaruh terhadap ruÂang The Fed dalam melakukan pemangkasan suku bunga acuannya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Cleveland Cavaliers Tundukkan Toronto Raptors 125-120
-
Pertamina Pangkas Harga Avtur dan Dexlite Gede-Gedean Mulai Hari Ini, Sektor Ini Bakal Ketiban Untung!
-
Pemprov Sulteng Dorong Pemerataan Dokter Spesialis di Daerah Terpencil
-
BEI Luncurkan ETF Emas, Perluas Akses Investasi di Pasar Modal Indonesia
-
Intervensi Trump Picu Kontroversi di Piala Dunia 2026, FIFA Rusak Reputasi Usai Izinkan Balogun Tampil Lawan Belgia
-
Sanksi pencabutan izin usaha bagi pedagang
-
Resmikan Ring Tinju Pasar Rebo, Pemprov DKI Manfaatkan Kolong Flyover Jadi Ruang Sehat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.