Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Minta PPDB Dievaluasi

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 03:42 WIB | Oleh:
Wapres Minta PPDB Dievaluasi Doc: Muhamad Marup

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, meminta agar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengevaluasi program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Menurutnya, PPDB, terutama skema zonasi kerap melahirkan masalah yang berulang tiap pelaksanaannya.

“Tiap tahun permasalahannya sama, komplain yang diarahkan ke saya sama terus. Tiap tahun berulang, berulang, berulang,” ujar Gibran, saat Rapat Koordinasi Pendidikan Dasar dan Menengah, di Jakarta, Senin (11/11). Dia menerangkan, program PPDB dengan skema zonasi sebenarnya merupakan program yang baik. Hanya, program tersebut belum optimal karena masih terkendala pemerataan guru dan sarana prasarana.

Gibran menerangkan, ketika dirinya menjabat sebagai Wali Kota Solo, permasalahan PPDB yang kerap terjadi salah satunya adalah pengajuan perpindahan domisili. Hal tersebut dilakulan untuk menyiasati jarak dengan sekolah tertentu agar anak tersebut dapat diterima dalam skema zonasi.

“Dan tiap tahun fenomenanya sama, pasti ada kenaikan perpindahan domisili menjelang PPDB. Ini perlu dikaji lagi,” jelasnya.

Perluasan Akses

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan perluasan akses pendidikan nasional, melalui kebijakan PPDB. Menurutnya, kebijakan PPDB merupakan pintu masuk peserta didik sebelum mengenyam pendidikan pada satuan pendidikan.

Dia melanjutkan, PPDB masih memerlukan penyempurnaan untuk memastikan akses yang setara dan berkeadilan, menjaga kualitas pembelajaran, meningkatkan kualitas satuan pendidikan negeri dan swasta. PPDB juga mesti memiliki tata kelola yang berintegritas.

“Zonasi menjadi kebijakan strategis untuk memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan layanan pendidikan bermutu, yang tidak jauh dari tempat tinggal. Selain itu, dengan zonasi, satu kelas terdiri atas murid-murid dari berbagai kelas sosial juga dimaksudkan agar terjadi proses integrasi sosial di antara para murid di lingkungan atau wilayah tertentu,” katanya.

Dia juga menyampaikan bahwa terdapat dua aspek penting mewujudkannya. Aspek tersebut berkaitan dengan kebijkan-kebijakan yang menjadi landasan konstisional dan aspek-aspek strategis yang berkaitan dengan kebijakan yang dilaksanakan di masyarakat.

1731334021_53641c21bbf408ee8760.jpg

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti (ketiga kanan) usai Rapat Koordinasi Pendidikan Dasar dan Menengah, di Jakarta, Senin (11/11).

“Persoalan yang berkaitan dengan PPDB, Zonasi, dan PPPK merupakan wilayah strategis untuk memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan layanan pendidikan yang bemutu,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Penelitian dan Pengembangan Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Feriyansyah, menilai, kebijakan PPDB Zonasi hendaknya dikaji ulang secara holistik. Pemamgku kepentingan di bidang pendidikan harus terlibat.

“Tujuan zonasi sejak pertama kali diterapkan 2017 belum tercapai hingga sekarang. PPDB Zonasi malah menyisakan persoalan yang sama tiap tahun,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.