Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Hasil Rapat FOMC (8/11)

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 11:15 WIB | Oleh:
Menanti Hasil Rapat FOMC (8/11) Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Fokus in­vestor kini tertuju pada hasil rapat dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed atau Federal Open Market Committee (FOMC).

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Su­topo Widodo menilai, meskipun rupiah kemarin menguat tetapi indeks dollar relatif masih kuat membayangi rupiah dengan indeks dollar masih bertahan di atas 105, diperda­gangkan mendekati level tertinggi empat bulan.

Dia melihat pergerakan rupiah hari ini (8/11), akan sa­ngat dipengaruhi oleh keputusan moneter The Fed, setelah sebelumnya rupiah jatuh tajam oleh sentimen kemenang­an Trump.

Dia memproyeksikan kura rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (8/11), bergerak di kisaran 15.675 - 15.775 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Kamis (7/11) sore, ditutup menguat 93 poin atau 0,58 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.740 ru­piah per dollar AS. Penguatan terjadi menjelang rilis hasil pertemuan FOMC.

“Investor menantikan kesimpulan dari pertemuan Fed pada hari Kamis untuk mendapatkan lebih banyak isyarat tentang suku bunga,” kata pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi di Jakarta.

Ibrahim menuturkan bank sentral AS atau The Fed se­cara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga sebe­sar 25 basis poin (bps). Namun, prospeknya terhadap suku bunga tetap tidak pasti dalam menghadapi kepemimpinan Presiden Donald Trump dan inflasi yang terus meningkat baru-baru ini.

Setelah kemenangan Trump membuat dollar menguat ke level tertinggi dalam empat bulan. Kesimpulan cepat dari pemilihan presiden yang diperebutkan dengan sengit juga menghapus titik utama ketidakpastian bagi pasar keuangan global, yang memicu reli risk-on secara menyeluruh.

Fokus pekan ini tertuju pada pertemuan Kongres Rak­yat Nasional (NPC), di mana Beijing secara luas diharapkan menguraikan rencana untuk lebih banyak pengeluaran fis­kal guna mendukung perekonomian. Pengumuman diha­rapkan akan dilakukan pada akhir pertemuan pada Jumat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.