• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Jasa HO Bang dan Jorn Dyer...

Jasa HO Bang dan Jorn Dyerberg Teliti Pola Makan Eskimo

Kamis, 07 Nov 2024, 06:25 WIB

Pada era ‘70-an, sekelompok peneliti Denmark yang dipimpin oleh Jorn Dyerberg dan HO Bang, bertugas untuk mendokumentasikan pola makan masyarakat Eskimo di Greenland. Penelitian Bang dan Dyerberg bertujuan untuk menemukan alasan mengapa populasi ini memiliki prevalensi penyakit kardiovaskular yang rendah.

Pola makan orang Eskimo diketahui terdiri dari lemak anjing laut dan paus yang mengandung protein tinggi dan kadar karbohidrat rendah, serta jumlah lemak yang seimbang dan semua itu penyebab utama rendahnya prevalensi penyakit kardiovaskular dikaitkan dengan tingginya kandungan asam lemak tak jenuh ganda Omega-3 yang ternyata ada dalam makanan mereka.

Ket. Foto: — Sumber: Wikimedia Commons

Asam lemak tak jenuh ganda Omega-3 tergolong esensial karena tidak dapat disintesis oleh organisme. Oleh karena itu, konsumsi makanan yang kaya akan Omega-3 seperti ikan dari perairan dingin, kacang-kacangan, dan minyak biji-bijian, adalah wajib.

Penelitian ini adalah awal dari proliferasi yang berfokus pada apakah efek kardioprotektif dari pola makan orang Eskimo berpengaruh pada mortalitas dan morbiditas karena prevalensi  penyakit arteri koroner memang lebih rendah pada populasi orang Eskimo dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang berkulit putih.

Kandungan asam lemak Omega-3 PUFA sendiri saat ini merupakan bagian dari farmakonutrien pada pasien kanker. Pasien kanker yang kekurangan gizi dapat menunjukkan respons yang berkurang terhadap terapi kanker, peningkatan infeksi, perpanjangan lama tinggal di rumah sakit, peningkatan risiko komplikasi pascaoperasi, dan kematian.

Pasien juga dapat mengalami perubahan mekanis dan fungsional, terutama ketika tumor terletak di saluran gastrointestinal. Selain itu, mereka dapat menunjukkan efek samping yang terkait dengan pengobatan kanker, seperti mual, muntah, mukositis, xerostomia, dan/atau disfagia. Selain itu, keadaan inflamasi yang tinggi pada pasien kanker mungkin terkait dengan komplikasi kanker, seperti depresi, cachexia, nyeri, dan sindrom paraneoplastik.

Oleh karena itu imunonutrisi dengan asam lemak Omega-3 PUFA, glutamin, arginin, dan ribonukleotida sering diresepkan kepada pasien kanker dan diyakini dapat mempertahankan imunokompetensi selama pengobatan.

Sebagai alternatif, farmakonutrisi digunakan sebagai suplementasi nutrisi selama pengobatan kanker untuk mengurangi komplikasi terkait pengobatan. Saat ini, asam lemak Omega-3 PUFA dapat dianggap sebagai farmakonutrien, yang bertindak sebagai agonis reseptor, memodulasi jalur molekuler, mengurangi respons inflamasi, meningkatkan kemanjuran kemoterapi, dan akibatnya meningkatkan kelangsungan hidup pasien kanker secara keseluruhan. Oleh karena itu, farmakonutrisi berbasis asam lemak Omega-3 PUFA kemungkinan berguna untuk menangani hasil terkait kanker.

Pasien kanker sering melaporkan nyeri yang hebat yang mungkin terkait dengan lokalisasi tumor, tetapi juga dapat timbul karena pengobatan kemoterapi dan/atau pembedahan.

Tinjauan sistematis menunjukkan bahwa suplemen gizi yang diperkaya dengan minyak ikan mengurangi gejala kelelahan dan nyeri pada pasien selama kemoterapi dan/atau radioterapi, mungkin karena terkait pemeliharaan berat badan dan berkurangnya status inflamasi.  ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.