Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Garut bangun fasilitas air minum untuk kebutuhan masyarakat

📅 Rabu, 06 Nov 2024, 22:10 WIB | Oleh:
Pemkab Garut bangun fasilitas air minum untuk kebutuhan masyarakat Doc: ANTARA/HO-D
Ket. Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana (kanan) saat mengecek fasilitas air minum program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Mekarhurip Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut Jawa Barat, Rabu (6/11/2024).

Garut - Pemerintah Kabupaten Garut Jawa Barat merealisasikan pembangunan fasilitas air minum yang saat ini sudah diresmikan dan dapat dimanfaatkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan air di Desa Mekarhurip Kecamatan Sukawening, yang selama ini kesulitan akses air bersih.

"Kita sudah terbangun satu fasilitas yang memberikan keberpihakan kepada masyarakat kita, karena air itu adalah sumber kehidupan," kata Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana di Desa Mekarhurip Kecamatan Sukawening Garut, Rabu.

Ia menjelaskan, pembangunan fasilitas air minum itu merupakan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dari pemerintah pusat.

Ia mengapresiasi pemerintah desa yang sudah berupaya untuk menyelesaikan pembangunan program tersebut secara swadaya, sehingga masyarakat sekarang sudah bisa mendapatkan air minum dengan mudah.

"Alhamdulillah sudah berjalan dan hari ini sudah direncanakan Insya Allah akan masuk ke 67 sambungan rumah," katanya.

Ia menyebutkan, fasilitas air bersih itu akan mengairi atau tersambung dengan 67 rumah warga, sebanyak 42 rumah dari program Pamsimas, sedangkan 25 rumah dari program pemerintah desa yang bersinergi dengan pemerintah pusat.

Adanya sinergitas program itu, katanya, tentunya bertujuan untuk memberikan pelayanan publik sehingga masyarakat menjadi bahagia bisa mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

"Saya melihat juga di sini, ini adalah bentuk lain daripada wujud sinergisitas yang dibangun oleh pak kepala desa dengan lembaga-lembaga yang ada," katanya.

Fasilitas umum yang dibangun dengan nilai anggaran sebesar Rp400 juta itu, Sekda berharap dapat dijaga bersama-sama dengan baik, agar tidak cepat rusak sehingga bisa dimanfaatkan lebih lama.

"Awetnya fasilitas ini, itu akan banyak berdampak, sekaligus juga berdampak signifikan atau seirama dengan pemanfaatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Kepala Desa Mekarhurip Supriatna menambahkan, jumlah penduduk di Desa Mekarhurip saat ini sebanyak 2.755 jiwa dari 843 kepala keluarga yang tersebar di lima RW dan tiga dusun.

Ia menyampaikan syukur bisa mendapatkan program Pamsimas yang sebelumnya diajukan sesuai kebutuhan masyarakat, yakni fasilitas air minum sekitar tiga tahun lalu, dan bisa terealisasi tahun 2024.

"Alhamdulillah tahun 2024 bisa direalisasikan, ini berkat doa warga Mekarhurip, perjuangan semua warga Mekarhurip, bukan hasil kepala desa, ini hasil doa warga Mekarhurip," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.