Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Air Masih Terjadi, Puan: Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Taruhan

📅 Sabtu, 02 Nov 2024, 14:34 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara itu berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Indonesia diprediksi akan mengalami kelangkaan air pada 2050. Fresh water atau air bersih di Indonesia diperkirakan hanya sekitar 2,5%yang dapat digunakan dan dimanfaatkan.

Bagian Jawa, Bali, dan sebagian Aceh diperkirakan mengalami water stress lebih tinggi dari wilayah lain. Ditambah, 99% bencana yang hadir di Indonesia adalah hidrometeorologi basah yang berdampak terhadap ketersediaan air.

Untuk itu, Puan menilai masalah air bersih dan kelayakan sanitasi warga harus mendapat porsi lebih perhatian Pemerintah.

"Dalam jangka panjang, ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan air akan memperparah kemiskinan dan menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat," sebutnya.

Puan mengatakan, air bersih merupakan faktor penting dalam berbagai aspek produktivitas masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi, seperti di wilayah Lombok. Sebagai contoh, untuk menanam tembakau warga bahkan harus menggunakan es batu sebagai alternatif karena tidak ada air yang cukup untuk mengairi tanaman mereka.

"Dengan adanya krisis air ini tidak hanya membebani masyarakat secara finansial tetapi juga menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi mereka terganggu," ucap Puan.

Selain meningkatkan kapasitas distribusi air bersih dan mempertimbangkan pendekatan jangka panjang untuk menyediakan infrastruktur akses air bersih di daerah-daerah rawan kekeringan, Puan menekankan pentingnya kolaborasi atau kerja sama Pemerintah dengan berbagai stakeholder termasuk organisasi kemasyarakatan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih.

"Kita harus gunakan pendekatan baru dalam mengevaluasi pentingnya air bersih dengan tujuan menjadikan akses air bersih sebagai hak fundamental yang terlindungi dan terpenuhi untuk seluruh rakyat Indonesia," urainya.

"Melalui langkah nyata dan komitmen bersama semua elemen bangsa, negara harus dapat memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang harus menghadapi krisis kesehatan dan kesejahteraan akibat kekurangan air bersih," sambung Puan.

Sebagai bangsa maritim yang kaya sumber daya, Indonesia disebutnseharusnya mampu menyediakan akses air bersih yang layak bagi seluruh rakyatnya. Puan mengatakan hal ini adalah kewajiban negara.

"Air bersih adalah hak dasar bagi rakyat yang harus dipenuhi oleh negara. Ini diatur dalam konstitusi kita," tegasnya.

"Kerja sama dan gotong royong semua kalangan harus semakin dimaksimalkan dalam rangka memastikan semua rakyat Indonesia memperoleh hak mendapat akses air bersih," pungkas Puan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.