Pemprov Jatim Sukses Dongkrak Pendapatan Masyarakat Miskin Desa Lewat Program Jatim Puspa

Jumat, 01 Nov 2024, 14:33 WIB

SURABAYA - Program Jatim Puspa yang digawangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, tercatat telah berhasil mendongkrak pendapatan rata-rata Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sasaran selama 5 tahun terakhir.

"Detilnya, program nyata misi Jatim Berdaya ini berhasil mengerek pendapatan 25.429 keluarga miskin pada 613 Desa di Jatim selama 5 tahun terakhir," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Budi Sarwoto, lewat sebuah pernyataan, Jumat (1/11).

Ket. Foto: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, mencatat Program Jatim Puspa telah mengerek pendapatan 25.429 Keluarga Miskin pada 613 Desa di Jatim. — Sumber: Istimewa

Hasil survei tim pendamping program Jatim Puspa pada 2023 menyebut pendapatan rata-rata per bulan KPM di sektor perdagangan naik hingga 474.000 rupiah per bulan, sektor jasa naik 367.000 rupiah, dan sektor industri rumah tangga naik rata-rata 381.000 474.000 rupiah.

Dengan kenaikan tersebut, pendapatan rata-rata KPM di sektor perdagangan menjadi 758.566 rupiah perbulan, sektoe jasa menjadi 697.257 rupiah per bulan, sedangkan KPM di sektor industri rumah tangga menjadi 872.501 rupiah per bulan.

"Kenaikan pendapatan rata-rata KPM menunjukkan program Jatim Puspa berjalan efektif mendongkrak penghasilan KPM," kata Budi.

Program Jatim Puspa menurutnya dirancang untuk mengoptimalkan penanggulangan kemiskinan di pedesaan melalui kegiatan pemberdayaan bagi KPM dengan memberikan fasilitasi bantuan dan pendampingan.

"Sasarannya adalah keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang statusnya sudah graduasi," kata Pjs Bupati Pacitan ini.

Sejak 2020 hingga 2024, program ini menyasar 25.429 KPM di 613 desa di Jawa Timur. Total anggaran yang sudah realisasikan sejak 2020 sampai 2024 mencapai R73,6 miliar rupiah lebih.

Dengan anggaran tersebut, setiap KPM mendapatkan fasilitasi modal usaha 2,5 juta rupiah yang dirupakan alat usaha. "KPM juga difasilitasi dengan pendampingan program, hingga pemetaan dan identifikasi usaha di pedesaan," terangnya.

Instrumen Program Jatim Puspa terbukti juga berkontribusi menekan angka kemiskinan di Jatim sejak 5 tahun terakhir.

Penurunan angka kemiskinan Jatim sejak 2020 hingga 2024 sebesar 1,30 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding penurunan angka kemiskinan nasional di periode yang sama yakni 0,75 persen.

Provinsi Jatim juga berhasil menekan disparitas penduduk miskin pedesaan dan perkotaan selama 4 tahun terakhir. Data dalam 4 tahun tersebut menunjukkan disparitas antara wilayah pedesaan dan perkotaan cenderung semakin mengecil.

Pada Maret 2020 disparitas kedua wilayah tersebut 6,88 persen, sementara September di tahun yang sama turun menjadi 6,79 persen. Pada Maret 2021 terus turun menjadi 6,67 persen, September di tahun yang sama turun signifikan menjadi 5,8 persen.

Maret 2022 tercatat 5,98 persen, September di tahun yang sama 6,12 persen, Maret 2023 tercatat 6, 48 persen, sedangkan Maret 2024 turun signifikan menjadi 6,18 persen.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.