Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Cycling Challenge 2024 jadi ajang pembibitan atlet Jakarta

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 16:21 WIB | Oleh:
Jakarta Cycling Challenge 2024 jadi ajang pembibitan atlet Jakarta Doc: ANTARA/HO/ISSI Jakarta
Ket. Pemenang Jakarta Cycling Challenge 2024 KU 13-14 berfoto di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu (27/10/2024).

Jakarta - Acara balap sepeda Jakarta Cycling Challenge 2024 yang telah digelar pada 27 Oktober silam, menjadi ajang pembibitan atlet Jakarta menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Sumatera.

Acara yang berlangsung di Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta, menjadi bagian dari upaya pembinaan prestasi, edukasi, serta eksistensi olahraga sepeda di Jakarta, sekaligus menyediakan hiburan keluarga.

Sekira 120 peserta terlibat dalam seri perdana ini, yang hanya mempertandingkan nomor BMX Race Open.

Ketua Umum ISSI DKI Jakarta, Novian Herbowo, menyebut bahwa kegiatan ini mampu menjadi wadah pencarian bakat bagi atlet muda yang berlatih di pusat pelatihan seperti SLOMPN dan PPOP.

ISSI DKI Jakarta berharap kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah atlet potensial di cabang BMX Race, mengingat saat ini ISSI DKI hanya memiliki dua atlet unggulan BMX Race Putri, yaitu Shahnaz dan Stellina.

Jakarta Cycling Challenge akan berlangsung dalam tiga seri pada 2024, yang akan dilanjutkan November yang menambahkan konsep night race.

Kepala Bidang Prestasi Dispora DKI Jakarta, Lucky, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah event kedua yang diselenggarakan oleh Pengprov ISSI DKI Jakarta bersama Dispora DKI Jakarta.

"Penyelenggaraan event ini sangat bermanfaat karena tahun depan akan dilaksanakan POPNAS 2025 di Sumatera Utara, dengan kelompok usia peserta yang sesuai dengan Jakarta Cycling Challenge, sehingga mempermudah seleksi atlet," ujar perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Lucky Prasetyo, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima pewarta.

Sebanyak 14 nomor dipertandingkan dalam kategori BMX Race kali ini, mencakup berbagai kelompok umur: KU23 (Putra/Putri), KU 17-18 (Putra/Putri), KU 15-16 (Putra/Putri), KU 13-14 (Putra/Putri), KU 11-12 (Putra/Putri), KU 9-10 (Putra/Putri), dan KU 7-8 (Putra/Putri).

Dengan keberagaman nomor ini, Jakarta Cycling Challenge diharapkan dapat menjadi ajang untuk memperkaya pengalaman tanding dan mencetak atlet-atlet sepeda potensial dari berbagai disiplin, mengingat balap sepeda termasuk dalam cabang prioritas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

ISSI Jakarta juga berharap melalui Jakarta Cycling Challenge, akan lahir atlet sepeda dari berbagai disiplin, mengingat balap sepeda termasuk dalam cabang olahraga prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Kolaborasi antara ISSI DKI Jakarta dan Dispora DKI Jakarta ini menjadi langkah awal yang baik, terutama untuk persiapan menuju PON 2028.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.