Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Kreatif, Rektor Unair Luncurkan 'ISNU Airlangga' untuk 'Resolusi Jihad'

📅 Minggu, 27 Okt 2024, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Kreatif, Rektor Unair Luncurkan 'ISNU Airlangga' untuk 'Resolusi Jihad' Doc: ANTARA/HO-ISNU Jatim
Ket. Peluncuran ISNU Airlangga di kampus Unair Surabaya, Sabtu (26/10/2024).

Surabaya - Rektor Universitas AirlanggaMohammad Nasih bersama beberapa pimpinan PWNU serta ISNU Jatim, tokoh, dan kiai NU di Surabaya meluncurkan "ISNU Airlangga" di Surabaya, Sabtu, untuk reinterpretasi "Resolusi Jihad" era kekinian.

Di hadapan ratusan Nahdliyin Airlangga yang menandai puncak peringatan Hari Santri 2024 itu,Mohammad Nasih berharap, adanya sinergisitas dan kolaborasi kekuatan-kekuatan intelektual NU, baik di Unair maupun kampus lainnya, untuk meraih tujuanyang dicita-citakan bersama.

"Ibarat lidi kalau cuma satu ya tidak dianggap apa-apa dan tak bisa berbuat banyak, tetapi ketika menjadi sapu, maka ada banyak hal yang dapat dikerjakan dan disumbangsihkan kepada almamater, masyarakat, bangsa dan negara," ujarnya.

Dia menjelaskan Resolusi Jihad yang dicetuskan Hadratush Syeikh KH M Hasyim Asy'ari sebagai pendiri NU perlu dilakukan reinterpretasi untuk disesuaikan dengan kondisi kekinian dan ISNU Airlangga bisa memainkan perang signifikan dalam konteks itu.

"Perlu diketahui, dalam konteks SDG's untuk pengentasan kemiskinan, Unair merupakan kampus dengan peringkat pertama di dunia yang dinilai sukses mencapai No Poverty. Karena itu, dalam kaitan berdirinya ISNU Airlangga ini, maka upaya lebih luas dan masif, saya kira dapat dilakukan ke depannya sehingga kiprahnya menjadi lebih fokus tapi substantif, dengan semangat Resolusi Jihad memerangi kemiskinan," katanya.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi peluncuran ISNU Airlangga yang dipadukan dengan bincang wicarabertema "Menyambung Juang Intelektual, Merengkuh Masa Depan Finansial" yang digagas dengan menggandeng KMNU Unair dan PWNU Jatim.

Wakil Ketua PWNU Jatim HA Hakim Jaylimenekankan pentingnya ISNU Airlangga untuk melakukan napak tilas dari sepak terjang pendiri NU dalam konteks ekonomi (Nahdlatul Tujjar) yang sebenarnya telah dipetakan dengan baik oleh KH Wahab Hasbullah.

"KH Wahab telah memetakan dengan baik tentang tiga kota kunci di Jawa Timur untuk melawan penjajah dalam bidang ekonomi yakni Kediri sebagai sumber produksi, Jombang bagian pengemasan, dan distribusi serta Surabaya sebagai etalase atau hilirisasinya. Itulah esensi Nahdlatul Tujjar atau kebangkitan sisi ekonomi," kata Gus Hakim.

Menurut dia, perlunya ISNU Airlangga melakukan napak tilas soal itu untuk ke depan lebih baik, misalnya ada CEO Gathering dari HPN (Himpunan Pengusaha Nahdliyyin), karena Nahldatul Tujjar memang lebih merupakan bentuk gerakan kesadaran bahwa Islam ekonomi itu penting.

"Tentu untuk kuat secara ekonomi, seorang pengusaha harus memiliki modal dasar yakni integritas. Itu kenapa Nabi Muhammad disebut Al-Amin. Jangan lupa Nabi disebut demikian adalah ilmu dasar dalam bisnis yakni branding. Branding adalah apa yang dipikirkan market terhadap sesuatu dan Nabi Muhammad memiliki itu. Baru kemudian kita bicara soal kolaborasi dalam lingkungan ISNU Airlangga," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.