Gunung Gamalama Keluarkan Asap Putih
Minggu, 27 Okt 2024, 16:55 WIBTERNATE - Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mengeluarkan asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 150 meter di atas puncak kawah pada Minggu (27/10) pagi sekitar pukul 06.08 WIT.
"Memang benar dan itu masih murni kontaminasi dengan air hujan, bukan peningkatan," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama, Marjan dalam keterangan tertulis yang terima ANTARA di Ternate, Minggu.
Dia mengatakan, untuk saat ini kegiatan aktivitas kegempaan atau magma masih terlihat fluktuaktif atau normal normal saja.
"Cuaca cerah dan berawan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan timur laut Suhu udara 20-28 °C dan kelembaban udara 65-98 %,"kata dia.
Oleh karena itu, lanjut Marjan, masyarakat di sekitar Gunung Gamalama dan pengunjung atau wisatawan, agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 kilo meter dari kawah puncak gunung yang terakhir kali erupsi pada 2018 silam itu.
"Saat ini Gunung Gamalama masih berstatus Level II atau Waspada,"ungkap Marjan.
Dia mengimbau kepada masyarakat di daerah ini, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Gamalama, agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar, karena saat ini di Kota Ternate memasuki musim penghujan.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, meminta kepada seluruh camat dan kelurahan untuk meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi peningkatan aktivitas Gunung Gamalama.
Selain itu, pada musim hujan, masyarakat yang tinggal di area aliran sungai yang berhulu di kawasan puncak Gamalama untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar dingin.
Plt Kepala BPBD Kota Ternate, Ferry Hamdany Wolley dihubungi sebelumnya menyatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan terkini aktivitas Gunung Gamalama melalui saluran terpercaya dan tidak terpengaruh dengan informasi yang menyesatkan.
Sehingga, BPBD meminta kepada masyarakat Kota Ternate dan masyarakat di sekitar Gunung Gamalama dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 1,5 Km dari kawah utama di puncak Gunung Gamalama. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Stabilitas Harga Jadi Sinyal: Redenominasi Rupiah Butuh Kajian, Bukan Kecepatan
-
Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Lagi, Waspada! Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Dengan Manajemen yang Solid, BSN Optimistis Tampilkan Kinerja Gemilang pada 2026
-
Gunung Sakurajima di Jepang Meletus, Lontarkan Gumpalan Abu dan Asap Setinggi 4.400 Meter
-
Pengecekan Legalitas 1.085 Batang Kayu Bulat di Sungai Kapuas
-
Warga Banyumas Tolak Aktivitas Pertambangan di kaki Gunung Slamet karena Rusak Lingkungan
-
Menhut Tegaskan Perlunya Penguatan Polisi Hutan untuk Tekan “Ilegal Logging”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.