Vietnam Bangun Landas Pacu di Pulau Reklamasi

Sabtu, 26 Okt 2024, 02:35 WIB

WASHINGTON DC - Sebuah citra satelit terbaru menunjukkan adanya landasan pacu baru yang sedang dibangun di terumbu karang Barque Canada, sebuah pulau buatan yang dikembangkan oleh Vietnam di Kepulauan Spratly yang disengketakan di Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Gambar yang disediakan oleh perusahaan pencitraan bumi Planet Labs dan dianalisis oleh Radio Free Asia (RFA) menunjukkan landasan pacu parsial dengan panjang sekitar 1.050 meter berada di tengah-tengah terumbu karang itu.

Ket. Foto: Citra satelit dari Maxar Technologies yang diperoleh dari AMTI pada beberapa waktu lalu memperlihatkan adanya reklamasi bagi perluasan terumbu karang Barque Canada di Kepulauan Spratly, LTS, oleh Vietnam. Pemantauan citra satelit terkini melaporkan bahwa Vietnam sedang membangun sebuah landasan pacu di pulau terumbu karang Barque Canada. — Sumber: amti.csis.org

Terumbu karang Barque Canada adalah salah satu dari Kepulauan Spratly yang dikuasai Vietnam yang telah mengalami pembangunan dengan kecepatan yang luar biasa sejak tahun 2021. Menurut perkiraan RFA, pada Oktober 2024, total area reklamasi meningkat lebih dari dua kali lipat dalam satu tahun menjadi hampir 2,5 kilometer persegi atau 617,7 hektare.

Pulau ini sekarang membentang sepanjang 4,5 kilometer sehingga memungkinkan untuk mengembangkan landasan pacu sepanjang 3.000 meter atau lebih.

Gregory Poling, direktur Inisiatif Transparansi Maritim Asia (AMTI) di Pusat Studi Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada RFA bahwa terumbu karang Barque Canada memang telah dipersiapkan untuk landasan pacu.

AMTI menyatakan pada Juni lalu bahwa terumbu karang itu memang memiliki potensi untuk menjadi landasan pacu sepanjang 3.000 meter seperti yang dimiliki Tiongkok di Kepulauan Spratly. Vietnam saat ini hanya memiliki satu landasan pacu di kawasan kepulauan ini yaitu di Pulau Spratly yang memiliki panjang 1.300 meter.

"Landasan pacu baru ini akan sangat memperluas kemampuan patroli maritim Vietnam karena landasan pacu yang ada di Pulau Spratly terlalu pendek untuk pesawat terbang yang lebih besar," kata Poling.

Beberapa narasumber Vietnam yang menolak untuk disebutkan namanya karena sensitivitas subjek ini, mengatakan kepada RFA bahwa ada rencana untuk membangun lebih banyak landasan pacu, mungkin dua atau tiga landasan pacu, di pulau-pulau yang diklaim oleh Hanoi.

Vietnam masih bisa menggunakan landasan pacu yang lebih pendek untuk pesawat kecil seperti pesawat angkut Antonov An-2 atau helikopter, demikian jelas Tom Shugart, peneliti senior tambahan di Program Pertahanan di Center for a New American Security. Namun, landasan pacu yang lebih panjang dibutuhkan untuk pesawat tempur, katanya.

"Pangkalan dan landasan pacu lain akan memberi Vietnam posisi strategis di sisi lain dari 3 pulau besar yang dikuasai Tiongkok," kata Shugart, mengacu pada terumbu karang Fiery Cross, Subi, dan Mischief.

Ketiga pulau buatan ini telah dimiliterisasi sepenuhnya oleh Beijing dan telah diperlengkapi dengan sistem misi dan landasan pacu yang panjangnya lebih dari 3.000 meter.RFA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.