Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dana Bagi Hasil Diusulkan untuk Kebutuhan Prioritas

📅 Sabtu, 26 Okt 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dana Bagi Hasil Diusulkan untuk Kebutuhan Prioritas Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Arsip foto - Bus listrik Transjakarta melintas di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (20/9).

JAKARTA - Anggaran yang bersumber dari dana bagi hasil (DBH) sebaiknya digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan dasar prioritas tahun depan. Contohnya, penambahan bus listrik Transjakarta. "Armada listrik ini bisa untuk menggantikan bus berbahan bakar diesel dan sudah tak laik jalan," ungkap Koordinator Komisi B DPRD Jakarta, Basri Baco, Jumat (25/10).

Basri menuturkan, bus listrik dapat menurunkan emisi. Ini, misalnya, terutama di Dinas Perhubungan terkait PSO pergantian dan penambahan mobil listrik. Menurut Basri, meskipun tambahan anggaran telah disahkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah, tetap harus dikonsultasikan dengan DPRD Jakarta.

"Tolong dipastikan jangan sampai ada yang menjadi kebutuhan dasar, tapi malah tidak bisa beri anggaran dalam RAPBD. Padahal itu diperlukan," jelasnya. Adapun DBH dibahas dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) Selasa (22/10) yang besarnya mencapai 1,26 triliun untuk tiga kategori.

Tiga kategori adalah pemenuhan fundamental kota global, pemenuhan kebutuhan belanja prioritas, sesrta operasional dan pemenuhan kegiatan proyek strategis nasional.

Ada juga untuk pemenuhan fundamental kota global dialokasikan ke Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebanyak 18,2 miliar. Kemudian, untuk pemenuhan kebutuhan belanja prioritas dan operasional dialokasikan ke Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) sebesar 400 juta. Sedangkan untuk Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian sebanyak 2,2 miliar.

Selanjutnya, untuk Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebesar 21,7 miliar. Dinas Perhubungan 132,1 miliar dan Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 55,9 miliar. Lalu Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi 119,5 miliar. Selain itu, pemenuhan kegiatan Proyek Strategis Nasional dialokasikan ke Dinas Perhubungan 911,9 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.